Prasetio sebut pelepasan saham PT Delta tak sesuai prosedur

Kamis, 17 Mei 2018 09:12 Reporter : Merdeka
Ketua DPRD DKI Prasetio di Polda Metro. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyayangkan keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk melepas 26,25 persen saham di PT Delta D jakarta. Mengingat setiap tahunnya, BUMD tersebut memberikan kontribusi terhadap Pemprov DKI.

"Saya menyayangkan keputusan itu. Mengingat perusahaan tersebut telah memberikan dividen cukup besar setiap tahunnya dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Sayang sekali, ya, kalau sampai dilepas sahamnya," katanya saat dihubungi, Kamis (17/5).

Dia mengungkapkan, perusahaan bir itu merupakan salah satu BUMD paling banyak menyumbang deviden ke kantong kas DKI. Karena setiap tahunnya, PT Delta Djakarta mampu memberikan deviden sekitar Rp 30 miliar.

Sehingga, politisi PDIP ini mengingatkan Anies-Sandi bahwa pelepasan saham itu harus terlebih dahulu melewati proses sidang paripurna dengan DPRD DKI.

"Ya, keputusan melepaskan saham itu harus dikaji terlebih dahulu dong. Dan juga harus melalui pembahasan di DPRD DKI. Nanti akan diputuskan dalam rapat paripurna. Jadi kalau ada keputusan dari paripurna itu, ada alasan dan aturan yang kuat untuk melepas saham tersebut," tutup Prasetio.

Sebelumnya, Anies memastikan segera melepas 26,25 persen sahamnya di perusahaan minuman alkohol PT Delta Djakarta tepat satu hari sebelum ramadan untuk memenuhi salah satu janji kampanye mereka.

"Malam hari ini Saya dan Pak Wagub akan mengumumkan kebijakan yang sudah menjadi rencana dan janji kita sejak lama, pemprov DKI jakarta memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir," ucap Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/5).

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini