Hot Issue

Posisi Anies Dilematis

Sabtu, 12 September 2020 08:01 Reporter : Fikri Faqih
Posisi Anies Dilematis Humas Wali Kota Jakarta Selatan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti pada awal masa Pandemi Covid-19. Keputusan ini berdasar perkembangan Covid-19 di ibu kota.

Positivity rate 13,2 persen dan kapasitas rumah sakit rujukan yang hampir penuh. Ada 190 rumah sakit di Jakarta, di mana 67 rumah sakit ditetapkan sebagai rujukan penanganan Covid-19. Dari 67 rumah sakit rujukan, kapasitas tempat tidur pasien sudah di ambang batas. Jakarta memiliki 4.053 tempat tidur, pada Kamis (10/9) sudah 77 persen terpakai.

Prediksi Anies, tempat tidur di rumah sakit tidak akan mampu lagi menampung para pasien Covid-19 jika rem darurat tidak segera diinjak. Ruang ICU maupun isolasi akan penuh, apabila Pemprov DKI tidak bersikap dan mengambil kembali kebijakan PSBB. Apalagi pertambahan kasus baru harian Covid-19 Jakarta mencapai sepekan terakhir selalu di atas 1.000 orang per hari.

Keputusan Anies menarik rem darurat sejalan dengan arahan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Apalagi kepala daerah mempunyai tanggung jawab besar menekan angka penyebaran sekaligus menjaga keselamatan warganya dari ancaman virus.

Doni menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo. Agar kepala daerah memperhatikan perkembangan penyebaran Covid-19. Analogi gas dan rem yang dipakai Jokowi. Jika daerah masuk kategori merah, maka kepala daerahnya harus mengerem. Namun, jika jumlah kasus sudah berkurang, maka kepala daerah bisa menambah gasnya.

"Bapak presiden mengingatkan rem dan gas, kalau zona merah maka rem lah yang ditekan ketika daerah sudah berkurang kasusnya maka gas bisa ditambah," katanya dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI, Kamis (3/9).

Doni mengungkapkan, salah satu yang perlu diperhatikan kepala daerah adalah ketersediaan rumah sakit yang semakin berkurang. Dia meminta kepala daerah memperhatikan hal ini agar tidak membuat kekhawatiran di masyarakat.

Baca Selanjutnya: Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini