Polisi Terus Cari Anak-anak Korban Pencabulan WN Prancis

Sabtu, 11 Juli 2020 17:03 Reporter : Nur Habibie
Polisi Terus Cari Anak-anak Korban Pencabulan WN Prancis Polisi Rilis WNA Prancis Pelaku Eksploitasi Anak. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Polisi masih memeriksa Warga Negara (WN) Prancis, Francois Abello Camille (FAC) alias Frans alias Mister (65), atas kasus pelecehan seksual terhadap 305 anak di bawah umur. Frans ditangkap pada Juni 2020 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan pihaknya mempunyai kendala dalam mencari atau mengidentifikasi para korban pencabulan.

"Belum (ada penambahan) sampai sekarang. Karena kendala yang kita hadapi adalah korbannya anak-anak di bawah umur yang tidak memiliki e-KTP. Jadi sulit mencari identitasnya, makanya kita pelan-pelan," kata Yusri, Sabtu (11/7).

Yusri menjelaskan, Frans tidak kooperatif selama dimintai keterangan oleh penyidik.

"Sementara tersangkanya kurang koperatif dalam menyampaikan apa pun, karena dia mengakunya bergerak sendiri. Makanya kita pelan-pelan ya," jelasnya.

Korban WNI Semua

Berdasarkan barang bukti berupa video, 305 yang menjadi korban pencabulan tersebut merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

"Iya (korban) semuanya WN. Saya luruskan lagi, saya luruskan lagi, apa yang disampaikan Pak Kapolda kemarin itu ada korbannya yang anak jalanan, ada juga dia nyari di mal. Jadi, kalau dibilang enggak punya kerjaan kan kita enggak tahu identitasnya masih kita dalami sekarang," ujarnya.

Sebelumnya, Subdit 5 Renakta Dit Reskrimum Polda Metro Jaya melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus Eksploitasi secara ekonomi dan seksual (Child Sex Groomer) terhadap 305 anak di bawah umur. Pelaku diketahui Warga Negara (WN) Perancis atas nama Francois Abello Camille (FAC) alias Frans alias Mister (65).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, aksi tersebut dilakukan oleh WN Prancis di beberapa Hotel di wilayah Jakarta. Kejadian ini sendiri sudah mulai dilakukan sejak Desember 2019 lalu.

"Pada bulan Desember 2019-Februari 2020 di Hotel Olympic, Jakarta Barat. Bulan Februari-April 2020 di Hotel Luminor, Jakarta Barat dan April-Juni 2020 di Hotel Prinsen Park, Jakarta Barat," kata Nana di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7).

Nana menjelaskan, kasus tersebut terungkap berdasarkan adanya laporan masyarakat adanya pemotretan terhadap anak dibawa umur serta melakukan tindakan pencabulan yang dilakukan oleh Francois di Hotel Prinsen Park Mangga Besar, Jakarta Barat.

"Penyidik mendatangi lokasi Hotel Prinsen Park di Kamar 425. Pada kamar tersebut penyidik mendapati WNA keturunan Prancis kondisi setengah telanjang bersama dengan dua anak perempuan dibawah umur dengan kondisi telanjang dan setengah telanjang," jelasnya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini