Polisi Petakan Biang Kemacetan Jalur Truk Kontainer di Tanjung Priok Berujung Pungli

Jumat, 11 Juni 2021 18:38 Reporter : Bachtiarudin Alam
Polisi Petakan Biang Kemacetan Jalur Truk Kontainer di Tanjung Priok Berujung Pungli Dirlantas Polda Metro Jaya Tinjau Lokasi Jalur Truk Kontainer di Tanjung Priok. ©2021 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya melakukan survei dan mapping di sejumlah titik kemacetan yang dikeluhkan para sopir kontainer. Pasalnya, ketika di jalanan macet para sopir mengaku sering mendapatkan pemalakan maupun pungutan liar dengan aksi premanisme.

"Melaksanakan survei dan mapping titik-titik kemacetan yang dikeluhkan para pengemudi truk. Terutama di seputar Cilincing, Marunda, Dan Kawasan Pelabuhan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (11/6).

Sambodo melanjutkan jika kegiatan survei dan mapping ini dilakukan agar pihak kepolisian dapat mencarikan solusi terbaik dalam penerapan rekayasa lalu lintas.

"Sekaligus mencari solusi baik rekayasa lalulintas maupun penempatan anggota di titik-titik tersebut," jelasnya.

Sementara, kata Sambodo, untuk kondisi jalur Cilincing, Marunda, maupun jalan sekitar pelabuhan terjadi kemacetan disebabkan ketidaksesuaian antara kapasitas jalan dengan volume kendaraan yang melintas.

"Geometri simpangan dan kapasitas jalan menuju Depo Kontainer yang tidak sebanding dengan volume lalulintas truk petikemas yang melintas," terangnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan ke-49 pelaku pungli ini merupakan para karyawan dari dua kelompok di pos, Depo PT Greeting Fortune Container dan lokasi kedua di Depo PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta.

"Kami amankan ini ada 49 orang karyawan dengan perannya masing-masing dan kelompok-kelompok masing di pos- pos ini, di dua PT disini PT DKM (Dwipa Kharisma Mitra) dan juga PT DFC (Depo PT Greeting Fortune Container) yang diamankan," kata Yusri saat jumpa pers, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6).

Ke-49 pelaku ini yang berhasil ditangkap ini merupakan angka komulatif dari hasil tindaklanjut pertama Polres Metro Jakarta Utara yang berhasil menangkap 12 di TKP PT DFC dan 16 orang di PT DKM. Sementara untuk Polsek Cilincing menangkap 6 pelaku dan Polsek Tanjung Priok menangmankan 15 pelaku.

"Ini mereka (para pelaku ditangkap) di pos-posnya masing dari mendekati pos Tanjung Priok, sampai mengangkat barang tersebut, Ini yang dilakukan para pelaku dengan pungli," ujarnya.

Yusri mengatakan selain terjadi di pos dalam pelabuhan, premanisme dan pungli juga terjadi ketika truk kontainer hendak melintas di jalan menuju pelabuhan untuk meminta pungli.

"Belum lagi diluar premanisme-premanisme yang dijalan mulai dari 'Pak ogah', sampai sengaja dibuat macet nanti diketok-ketok itu. Ini juga diamankan mereka semuanya," kata Yusri.

Atas perbuatannya para pelaku diancam dengan pasal 368 KUHP tentang tindakan menguntungtungkan diri sendiri dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini