Polisi Periksa Kejiwaan Dua Tersangka Mutilasi di Apartemen Kalibata City

Sabtu, 19 September 2020 17:57 Reporter : Bachtiarudin Alam
Polisi Periksa Kejiwaan Dua Tersangka Mutilasi di Apartemen Kalibata City Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City. ©2020 Antara

Merdeka.com - Polda Metro Jaya akan memeriksa kejiwaan kedua tersangka mutilasi terhadap korban Rinaldi Harley Wismanu (33), yakni Djumadil Al Fajri (DAF) dan Laeli Atik Supriyatin (LAS).

"Dites kejiwaannya tapi tidak banyak berpengaruh terhadap penerapan pasal. Itu hanya untuk pendalaman saja kenapa orang melakukan hal seperti itu," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9).

Perlu diketahui kedua tersangka DAF dan LAS telah disangkakan dengan Pasal 340 KUHP dengan pidana mati atau seumur hidup atau Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP.

Kendati demikian, Tubagus menjelaskan, pemeriksaan kejiwaan itu hanya untuk mendalami terkait apa yang telah dilakukan kedua tersangka, sebagaimana berkaitan dengan Pasal 44 ayat 1 KUHP.

"Kaitannya pada hukum pidana hanya pasal 44 kalau dia gila. Tapi, faktanya dia nggak gila, kalau ada gangguan kejiwaan dan tidak masuk kriteria itu tidak mempengaruhi penerapan pasal," ujarnya.

Sementara itu, dia menyampaikan Pasal 44 ayat 1 KUHP hanya bisa dipakai disaat pelaku dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan berdasarkan aspek hukum.

"Tapi dengan hasil pemeriksaan selama ini tidak ada masalah dengan jiwanya itu nggak ada. Kalau dia gila baru nggak bisa. Kalau selama ini sudah direncanakan artinya, itu bisa dilakukan sebagai orang yang mampu bertanggung jawab," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Terancam Hukuman Mati...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini