KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Polisi ciduk Pasutri diduga terlibat pencurian data kartu kredit

Jumat, 10 Mei 2013 15:45 Reporter : Henny Rachma Sari
Ilustrasi ATM dan kartu Kredit. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menciduk pasangan suami istri WNI keturunan etnis tertentu di rumahnya Jalan Pembangunan IV, Kompleks 62 No. 67 N Lingkungan X, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara.

Peristiwa itu terjadi beberapa waktu lalu. Keduanya, yakni Alfando Fandes Cuan alias Tiam Kwin dan istrinya Ani Thio alias Jenny Sui sehari-hari bekerja sebagai pedagang daging babi.

Menurut informasi yang dihimpun, keduanya tersandung kasus pencurian data kartu kredit melalui transaksi elektronik atau pencucian uang pada bulan Januari 2013.

Mereka tidak melawan ketika dibekuk di rumahnya. Di rumah itu polisi mengamankan barang bukti ratusan kartu kredit dan ATM dari berbagai bank, 3 unit laptop, 1 unit alat pencetak kartu kredit, 2 botol minuman keras, 1 unit printer dan 3 unit alat isap sabu.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto membenarkan hal tersebut. "Iya benar ada penggerebekan di sana," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/5).

"Penggerebekan terkait pencetakan kartu kredit dan pencucian uang," tambahnya. Hingga saat ini petugas masih berada di lokasi untuk mendalami kasus tersebut. [mtf]

Topik berita Terkait:
  1. Pencurian

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.