Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari Petugas Penyapu Jalan yang Jenazahnya Digotong Anies

Selasa, 2 April 2019 15:48 Reporter : Ronald
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari Petugas Penyapu Jalan yang Jenazahnya Digotong Anies Gubernur Anies gotong jenazah korban tabrak lari. ©2019 facebook.com/aniesbaswedan

Merdeka.com - Jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Timur masih mengejar pelaku tabrak lari yang mengakibatkan seorang anggota PPSU alias petugas oranye, Naufal Rasyid, meninggal dunia. Namun, polisi memiliki kendala atas kasus ini lantaran minimnya petunjuk di lokasi kejadian.

Meski demikian, polisi menegaskan masih berusaha mencari bukti lainnya. Salah satunya adalah rekaman CCTV.

"Sementara belum tertangkap karena terkendala petunjuk di lapangan. Tapi tetap kami upayakan melalui CCTV yang mungkin berada di sekitar TKP," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Ady Wibowo saat dihubungi, Selasa (2/4).

Pihaknya telah memeriksa dua orang saksi atas insiden tersebut. Mereka adalah anggota PPSU yang merupakan rekan Naufal.

"Untuk saksi dua orang dari sesama rekan PPSU," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Kelurahan Susukan, Naufal Rosyid menjadi korban tabrak lari saat bekerja di flyover Pasar Rebo, Selasa (26/3).

Setelah beberapa hari dirawat intensif di RSUD Pasar Minggu, Naufal mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (30/3) malam lalu. Pemakaman Almarhum dihadiri oleh Gubernur Anies Baswedan.

Anies juga ikut menggotong keranda jenazah Naufal. Anies pun meminta pengendara motor yang menabrak Naufal segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Ingatlah bahwa kau bisa lari pagi itu, tapi kau tidak bisa lari dari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil," kata Anies. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini