KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

PKS sebut Jokowi tak komitmen pimpin DKI selama 5 tahun

Kamis, 30 Agustus 2012 02:15 Reporter : Hery H Winarno
jokowi kampaye di kepulauan seribu. ©2012 Merdeka.com/tim jokowi-ahok

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan berkoalisi dengan calon incumbent dalam Pilgub DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Beredar kabar merapatnya PKS ke Fauzi Bowo karena mahar yang mencapai puluhan miliar.

Namun kabar ini dibantah oleh Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq. "Tidak benar ada sejumlah mahar yang diserahkan Foke kepada kami. Itu sangat tidak beralasan," ujar Mahfudz saat dihubungi, Rabu (28/8).

Menurutnya Mahfudz, PKS sebenarnya ingin mendukung Jokowi dalam PIlgub DKI Jakarta 20 September mendatang, tetapi calon yang diusung PDIP dan Gerindra tersebut dinilai tidak punya komitmen untuk memimpin DKI Jakarta selama lima tahun ke depan.

"Kita tanyakan kepada Jokowi komitmennya untuk menuntaskan jabatannya selama 5 tahun di DKI Jakarta jika menang dalam pilkada DKI ini. Tapi Jokowi sendiri tidak ada konfirmasi mengenai hal itu, jadi kita anggap tidak setuju dengan syarat yang kita ajukan," terang Mahfudz.

PKS, lanjut Mahfud tidak ingin dukungan partainya sia-sia karena ditinggalkan Jokowi untuk kepentingan 2014. "Kita tidak mau orang yang diberikan amanah terus malah memburu jabatan yang lebih tinggi. Kita tidak mau hal itu menjadi trend atau gejala umum karena hal itu mencederai amanah yang diberikan," tegasnya.

Lalu bagaimana dengan Hidayat Nur Wahid yang juga mencalonkan diri di Pilgub DKI dan akan meninggalkan Senayan bila terpilih?

"Kalau Pak Hidayat berbeda posisinya dengan calon lain yang meninggalkan posisinya sebagai pemimpin langsung di daerahnya," tegasnya.

Benarkah Jokowi akan mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2014 mendatang? [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Pilgub DKI
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.