Pilgub DKI, Sandiaga Uno tolak cara kotor jatuhkan lawan

Kamis, 31 Maret 2016 18:52 Reporter : Etika Widya Kusumadewi
Pilgub DKI, Sandiaga Uno tolak cara kotor jatuhkan lawan sandiaga uno. ©2016 Merdeka.com/Fimela.com/Windy Sucipto

Saya menolak demokrasi menyerang saya menghormati Pak Basuki dan calon lain


- Sandiaga Salahuddin Uno

Merdeka.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku siap menghadapi persaingan politik di Pilgub 2017 mendatang. Menghadapi pesaingnya, dia siap menjunjung demokrasi sejuk tanpa saling menjatuhkan.

"Persaingan gagasan solusi, program yang menyentuh kepada rakyat. Saya menolak demokrasi menyerang saya menghormati Pak Basuki dan calon lain," ujar Sandiaga Uno di Cikini, Kamis (31/3).

Dia menolak persaingan kotor yang sifatnya hanya untuk mengadu domba. Petarung sejati, menurutnya, harus bersaing dengan sehat dan elegan.

"Politik pecah belah namanya, pertarungan, siapa calon penantang, kaya mau dipukul. Ini refleksi daripada yang terjadi, efek politik dan gaung dan efek samping politik,"

Ditambahkannya pula, warga DKI kini telah menjadi pemilih yang cerdas. Artinya, cara-cara menjatuhkan tidak akan berpengaruh banyak kepada warga Jakarta.

"Saya rasa ke depan warga Jakarta sudah rasional, mereka melihat apa yang ke depan menjadi lebih baik. Ini yang bisa dirangkum dalam demokrasi sejuk," tegasnya. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini