Perusahaan di Jakarta Perhatikan Ini, Batasan Karyawan Bekerja dari Kantor

Kamis, 22 Juli 2021 15:49 Reporter : Yunita Amalia
Perusahaan di Jakarta Perhatikan Ini, Batasan Karyawan Bekerja dari Kantor Anies Baswedan. Instagram/aniesbaswedan ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 925 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4. Dalam Kepgub tersebut mengatur batasan maksimal kapasitas di setiap sektor.

"Menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4 corona virus disease-19 selama 5 hari terhitung sejak tanggal 21 sampai 25 Juli 2021," demikian bunyi diktum pertama Kepgub, yang dikutip pada Kamis (22/7).

Sektor pertama yang menjadi perhatian Anies yaitu perkantoran. Dalam Kepgub, perkantoran yang bergerak di sektor non esensial wajib menerapkan sistem kerja dari rumah 100 persen.

Untuk sektor esensial dibatasi hanya 50 persen kapasitas dari karyawan yang bekerja dari kantor. Sektor esensial yaitu sektor di bidang keuangan dan perbankan, dengan cakupan; asuransi, bank, pegadaian, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan yang berorientasi pada pelayanan fisik.

Namun, sektor esensial juga diharuskan menerapkan work from office (WFO) sebesar 25 persen jika karyawan hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi.

Untuk sektor esensial pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, operator seluler, data center, internet, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat dan perhotelan non penanganan karantina Covid-19 pembatasan maksimal karyawan bekerja dari kantor 50 persen.

Sektor esensial industri orientasi ekspor dibolehkan bekerja dari kantor dengan kapasitas maksimal 50 persen.

"Pihak perusahaan harus menunjukkan bukti contoh dokumen pemberitahuan ekspor barang selama 12 bulan terakhir atau dokumen lain yang menunjukkan rencana ekspor dan wajib memiliki izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI)."

Anies juga mengizinkan 10 persen karyawan masuk ke kantor bidang ekspor jika itu berkaitan dengan administrasi produksi.

Selanjutnya, sektor esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya dapat bekerja dari kantor dengan batas maksimal 25 persen karyawan.

Untuk sektor kritikal kesehatan dan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat beroperasional 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan.

Sektor kritikal yang dapat beroperasi 100 persen karyawan dari kantor
A. Penanganan bencana
B. Energi
C. Logistik transportasi dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat
D. Makanan dan minuman serta penunjangnya termasuk untuk ternak hewan peliharaan pupuk dan petrokimia
F. Semen dan bahan bangunan
G. Objek vital nasional
H. Proyek strategis nasional
I. Konstruksi
J. Utilitas dasar seperti listrik air dan pengelolaan sampah [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini