Pertamina terima pembentukan RT/RW warga Tanah Merah

Rabu, 14 November 2012 15:53 Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu
Pertamina terima pembentukan RT/RW warga Tanah Merah Demo Warga Tanah Merah. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Perihal Pembentukan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Tanah Merah, Jakarta Utara, Pertamina sebagai pemilik resmi tanah seluas 600 hektare tersebut mendukung upaya penerbitan administrasi di daerah tersebut.

"Pertamina menuntut tidak dibangun sarana prasarana yang berbenturan dengan hukum. Pemerintah tidak bisa membangun jembatan atau sekolah, tapi kalau Posyandu atau pelayanan bisa," kata Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono, di kantornya, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (14/11).

Menurutnya, setelah memproses pembentukan RT/RW di Tanah Merah, warga diharapkan tidak menuntut kepemilikan lahan tersebut.

"Salah satu persyaratan pemberian KTP dan pembentukan RT/RW bukan alat bukti kepemilikian lahan. Apabila lahan itu hendak digunakan pemilik lahan ya haknya. Urusan lahan pasti dibicarakan dengan Pertamina," imbuhnya.

Dalam pembicaraan lahan, Bambang sendiri mengatakan Pertamina berharap tidak membangun infrastruktur bagi warga yang berbuntut masalah hukum nantinya.

"Pertamina menuntut tidak dibangun sarana prasarana yang berbenturan dengan hukum. Pemerintah tidak bisa membangun jembatan atau sekolah, tapi kalau posyandu atau pelayanan bisa," ungkapnya.

Bambang pun kembali menegaskan bagi warga Tanah merah untuk menghormati keputusan Pertamina dalam membangun Zona aman untuk mengamankan pemukiman warga di sekitar wilayah tersebut.

"Perlunya 'bumper zone' untuk menghindari bahaya kebakaran yang sangat besar berupa kali atau kanal yang lebarnya 50-100 meter, pernah waktu tahun 2009 lalu Depo Plumpang terbakar, kita takutkan warga aja. Tapi ini urusan Pertaminalah," tandasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jokowi Ahok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini