Perluasan Ganjil Genap Dinilai Tak Perbaiki Kualitas Udara

Jumat, 9 Agustus 2019 15:03 Reporter : Fikri Faqih
Perluasan Ganjil Genap Dinilai Tak Perbaiki Kualitas Udara Perluasan Sistem Ganjil Genap. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperluas penerapan sistem ganjil genap untuk menekan polusi udara di Ibu Kota. Namun ternyata kebijakan tersebut dinilai tidak akan berdampak signifikan.

Pengamat transportasi Institut Studi Transportasi (Instra) Deddy Herlambang mengatakan, rekayasa lalu lintas ganjil-genap berpotensi besar tidak memperbaiki kualitas udara.

"Kalau jumlah kendaraan tetap, polusi udara tetap sama," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (8/8).

Dia mengungkapkan, aturan ganjil-genap memang efektif untuk mengurai kemacetan dan menurunkan volume kepadatan lalu lintas. Namun aturan ini tidak menjamin berkurangnya volume kendaraan yang melintas di jalan-jalan Ibu Kota.

"Mereka (pengendara mobil) yang biasa berangkat siang jadi berangkat pagi, atau bisa jadi yang biasanya pergi di jam ganjil-genap jadi pergi lebih mundur," terangnya.

Selain itu, Deddy menjelaskan, kemungkinan lainnya pengendara yang mobilnya tidak sesuai dengan aturan ganjil-genap mencari jalan alternatif.

Untuk itu, dia menyarankan dibandingkan mempercepat aturan perluasan ganjil-genap lebih baik Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera mengatur tarif parkir dan pajak tinggi untuk kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 pada Kamis (1/8). Dalam Ingub tersebut terdapat instruksi kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengatasi polusi udara di Jakarta.

Pada salah satu poin, ada perencanaan untuk memperluas penerapan ganjil-genap di Jakarta.

Kondisi ini dikarenakan jumlah pengguna kendaraan bermotor yang makin banyak dan dianggap berkontribusi meningkatkan polusi udara. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini