Perjuangan ibu muda yang hendak melahirkan di tengah banjir

Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu | Rabu, 16 Januari 2013 15:41
Perjuangan ibu muda yang hendak melahirkan di tengah banjir
wanita hamil tua. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang wanita, Komala (16) harus berjuang melahirkan bayi di tengah kondisi banjir yang merendam tempat tinggalnya di Jalan Beringin, RT 05/ RW 01, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Banjir setinggi 1,5 meter merendam kawasan itu sejak kemarin.

"Dari tadi malam, ternyata pecah ketubannya tadi di rumah," ujarnya di lokasi banjir, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (16/1).

Sang suami Mahmud (22) mengatakan, jika dari perkiraan dokter harusnya istri yang dinikahi sejak tahun lalu itu, minggu depan baru akan melahirkan. Namun yang kuasa berkehendak lain, di tengah kondisi air masih menggenang di pemukimannya rumahnya, sang buah hati harus berjuang melawan banjir.

"Tadi sejak pagi langsung lapor sama warga minta dievakuasi petugas, karena istri saya mulas-mulas perutnya mau melahirkan. Bersyukur banget dibantu petugas, karena di sini banjir dari kemarin," ujar Mahmud.

Di lokasi yang sama, petugas pemadam langsung mengevakuasinya. Kemudian, korban langsung dibawa dan melahirkan di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.

"Lagi evakuasi korban, tiba-tiba warga melapor ada warga yang mau melahirkan. Karena naik mobil tidak bisa, makanya dievakuasi naik perahu karet dan dibawa ke RS Tarakan," kata Kasiops Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Utara, Nurdin Silalahi.

[did]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Banjir Jakarta

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE