Perawatan mahasiswi Binus disiram air keras dipindah ke RSCM

Jumat, 8 November 2013 13:08 Reporter : Al Amin
Ilustrasi sakit. ©2012 Shutterstock/StockLite

Merdeka.com - Keluarga Lynia Davega (19), korban penyiraman air keras oleh mantan pacar Riki Halim Levin (23) memindahkan perawatan dari Rumah Sakit Royal Taruma ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pemindahan tersebut dilakukan karena kesembuhan korban tidak mengalami kemajuan.

BERITA TERKAIT

"Karena tidak ada kemajuan yang signifikan dari rumah sakit yang lalu," kata kuasa hukum korban, Trifester Yady saat dihubungi, Jumat (8/11).

Yady menambahkan, pemindahan itu dilakukan karena peralatan di RSCM lebih lengkap. Pemindahan sendiri sudah dilakukan sejak seminggu lalu.

"Dipindah karena untuk perawatan luka bakar di RSCM lebih lengkap peralatannya. Jadi disarankan rumah sakit Royal Taruma ke RSCM," ujar dia.

Yady menambahkan, sejak menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma sejak tanggal 3 Oktober 2013, keluarga korban telah mengeluarkan biaya hingga ratusan juta rupiah. Biaya tersebut ditanggung sendiri oleh keluarga korban.

"Biaya ditanggung oleh keluarga korban, sudah habis ratusan juta, kalau tepatnya saya tidak tahu. Tapi sepertinya lebih dari 200 juta, karena dirawatnya di ruang isolasi," pungkas dia. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini