Perampokan di Pulomas direncanakan, pelaku dikenakan pasal berlapis

Kamis, 19 Januari 2017 11:23 Reporter : Ronald
Perampokan di Pulomas direncanakan, pelaku dikenakan pasal berlapis Prarekonstruksi perampokan di Pulomas. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Polisi melihat adanya unsur perencanaan terkait perampokan di kediaman mewah, Dodi Triono, di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur. Perampokan itu menewaskan enam orang setelah disekap bersama lima orang lainnya di dalam kamar mandi kecil.

Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, para pelaku ditetapkan pasal berlapis.

"Pasal 340, Pasal 338, Pasal 365, dan Pasal 333. Jadi ada adegan berupa perencanaan sebelum melakukan perampokan dan sehingga yang bersangkutan para tersangka berkumpul di Cisarua Bogor, dari sana merencanakan dan membawa beberapa alat, obeng, golok, disiapkan semua, perencanaan sedang digali," ujar Argo di sela rekonstruksi di rumah Dodi, Kamis (19/1).

"Pertemuan tersangka itu ada pertemuan di sana (Cisarua). Ada perencanaan untuk perencanaan perampokan," sambungnya.

Namun, kata Argo, para pelaku belum menentukan target yang akan jadi sasaran. Tetapi, para pelaku yang diketuai oleh Ramlan Butar-Butar sudah menargetkan di lokasi Pulomas, Jakarta Timur.

"(Langsung rumah Dodi Triono) Tidak, tak sebut rumah, sasaran cuma di Pulomas," pungkasnya.

Pantauan merdeka.com, petugas dari Polres Metro Jakarta Timur dan juga Kejaksaan Negeri Jakarta Timur juga ada di lokasi.

Dalam perampokan dengan penyekapan itu, Dodi, si pemilik rumah tewas bersama dua putrinya, satu tamu yang merupakan teman putrinya, dan dua sopir. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan Pulomas
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini