Penumpang bus tingkat tak disiplin, gebleknya sopir ikut-ikutan

Jumat, 7 Maret 2014 01:31 Reporter : Fikri Faqih
Penumpang bus tingkat tak disiplin, gebleknya sopir ikut-ikutan Bus tingkat pariwisata dki jakarta. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Hampir dua pekan ini bus tingkat pariwisata atau city tour bus telah beroperasi di Jakarta. Tak sedikit warga Jakarta yang telah mencoba bus gratis tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, selama dua pekan beroperasi, hasilnya cukup baik. Namun, baik penumpang dan sopir bus masih kurang tertib. Sehingga saat ada penumpang yang memberhentikan di sembarang tempat tetap diangkut oleh sopir.

"Penumpangnya berhentiin bus sembarangan. Gebleknya sopirnya malah berhenti lagi," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (6/3).

Arie menambahkan, telah disediakan halte-halte untuk naik turun penumpang. Ke depan diharapkan baik penumpang dan sopir bus lebih tertib, agar tidak mengganggu kendaraan lainnya. Menginggat bus tingkat atau double decker memiliki body yang besar.

"Kalau di luar negeri kan tertib. Harusnya warga kita juga bisa antre dan menunggu bus di tempatnya," terangnya.

Namun untuk kondisi bus, tidak ada masalah besar. Kelima bus bermerk Weichai dari China bisa berfungsi dengan baik, tidak seperti yang dikhawatirkan oleh beberapa pihak mengenai kekuatan mesin. Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi lagi.

"Intikan kan perawatan. Tapi sekarang sih tidak ada yang rusak," tukasnya.

Sementara pihaknya masih mencari jalur yang tepat untuk rute lainnya. Mengingat bus memiliki double decker dengan ketinggian 4,2 meter. Di Jakarta sendiri masih banyak ranting dan kabel yang menjuntai.

"Harus ada 5 meter, bus itu kan tingginya 4,2 meter tapi di Jakarta masih banyak kabel menjuntai, masih ada ranting kalau udah cukup itu baru mudah," jelasnya.

Tempat wisata yang juga akan dilintasi oleh bus tingkat pariwisata bukan hanya lokasi heritage, tetapi juga wisata belanja dan makan. Namun untuk menjangkau objek wisata lainnya harus ada perbaikan infrastruktur yang baik terlebih dahulu.

"Kita baru lima unit, dengan keterbatasan ini bus lewat koridor utama Jakarta saja, sebanyak mungkin kita cover land mark di Jakarta, seperti kantor penting, heritage museum, gereja, tapi tidak hanya heritage ada fungsi spesifik lainnya, orang perlu belanja makan minum," tutupnya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini