Penjelasan Kepala Sekolah Terkait Dugaan Intoleran di SMAN 101 Jakarta

Jumat, 12 Agustus 2022 13:48 Reporter : Lydia Fransisca
Penjelasan Kepala Sekolah Terkait Dugaan Intoleran di SMAN 101 Jakarta Ilustrasi belajar. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/donatas1205

Merdeka.com - Kepala sekolah SMAN 101 Satya Budi membantah adanya dugaan intoleran di sekolahnya. Satya juga menegaskan dirinya dan para pengajar tidak pernah memaksakan muridnya untuk menggunakan jilbab.

"Hoaks itu. Orang saya agama Kristen. Mosok murid saya disuruh pake jilbab. Anak saya juga pernah sekolah di sini, saya tanya dong. Anak saya kan Lristen di sini, aman enggak ada cerita-cerita begitu," kata Satya kepada wartawan, Kamis (12/8).

Satya mengatakan, ia baru tahu sekolahnya diduga melakukan tindakan intoleran pada Rabu (10/8) lalu, sekitar pukul 12.00 WIB siang. Setelah mendapat kabar tersebut, Satya langsung mengumpulkan para guru untuk meminta keterangan lebih lanjut.

"Saya kumpulkan wakil-wakil sampai guru agama Kristen, kan yang kena sasaran katanya nonmuslim. Setelah saya kumpulkan, ya saya ngobrol dong dengan mereka. (Saya tanya) nih ada enggak nih kasusnya, kita dapat kayak gini. Mereka (jawab) enggak lah Pak, saya enggak pernah nemuin Pak," kata Satya.

Tidak berhenti di situ, Satya juga telah melakukan pembinaan kepada para pengajar terkait toleransi kebhinekaan dan mengumpulkan siswa/i nonislam untuk mendengarkan keluhan terkait tindakan intoleran. Satya juga mengatakan, bagi yang ingin melihat kondisi SMAN 101 terkait dugaan ini, bisa langsung berkunjung ke sekolah.

"Liat sendiri lah. Itu kan ada yang pakai jilbab yang perempuan, (yang enggak pakai) tidak pernah ditegur kan. Ada kan yang ngga pakai jilbab, ngga pernah disinggung sama sekali. Apakah semua harus pakai jilbab? Kan enggak," kata Satya.

Sebelumnya, Fraksi PDIP DKI Jakarta menyoroti 10 kasus intoleransi yang terjadi di sekolah-sekolah. Kasus tersebut diungkapkan melalui pertemuan Fraksi PDIP dengan Dinas Pendidikan Jakarta, Rabu (10/9) kemarin. [eko]

Baca juga:
Penjelasan Kepsek SMPN 75 Soal Dugaan Intoleran Guru di Sekolah
PDIP Ungkap 10 Sekolah Negeri Jakarta Paksa Murid Berjilbab, Ini Daftarnya
Panggil Disdik, PDIP DKI Paparkan 10 Aduan Terkait Diskriminasi di Sekolah
Dugaan Pemaksaan Pemakaian Jilbab di Sekolah, Besok Disdik Dipanggil DPRD DKI Jakarta

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini