Pengunjung Ingin ke Tebet Eco Park Wajib Daftar Dulu Lewat Aplikasi JAKI

Senin, 4 Juli 2022 10:37 Reporter : Yunita Amalia
Pengunjung Ingin ke Tebet Eco Park Wajib Daftar Dulu Lewat Aplikasi JAKI Pengunjung Tebet Eco Park membludak. ©2022 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menerapkan kebijakan kunjung Tebet Eco Park, harus melalui aplikasi JAKI. Dengan demikian, sebelum berkunjung ke taman, warga terlebih dahulu mendaftarkan waktu kunjungan secara online melalui aplikasi JAKI.

"Nantinya teman bisa mengunjungi Tebet Eco Park dengan mendaftar melalui JAKI," demikian informasi yang dipublikasi melalui akun Instagram @tamanhutandki, dikutip pada Senin (4/7).

Sementara itu hingga akhir Juni, Tebet Eco Park masih masih ditutup sampai waktu tidak ditentukan. Dinas Pertamanan Hutan dan Kota masih melakukan revitalisasi sarana dan fasilitas taman.

"Penutupan sementara Tebet Eco Park diperpanjang," demikian informasi tersebut.

2 dari 3 halaman

Diketahui, Tebet Eco Park ditutup untuk publik hingga akhir Juni. Penyebabnya, ledakan pengunjung membuat sarana dan fasilitas di sana rusak. Pemprov kemudian membuat kebijakan untuk membatasi jumlah pengunjung

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan, kapasitas taman tersebut didesain untuk 8-10 ribu orang. Namun, dalam catatan yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta, taman tersebut pernah dikunjungi 60 ribu orang dalam satu hari.

"Kapasitas taman 8-10 ribu, pernah kedatangan 60 ribu warga dalam satu hari di akhir pekan. Kesempatan menikmati taman menjadi sangat berkurang karena kepadatan yang ekstrem," kata Anies dalam instagram @aniesbaswedan, Kamis (16/6).

Kondisi itu yang menjadi pertimbangan Tebet Eco Park harus ditutup hingga akhir Juni untuk ditataulang dan pembenahan fasilitas.

3 dari 3 halaman

Selain itu, wilayah sekitar Tebet Eco Park akan dijadikan Zona Emisi Rendah, di mana pada akhir pekan seluruh kendaraan bermotor dibatasi masuk kecuali bagi penghuni.

"Jumlah pengunjung, utamanya di akhir pekan, akan dibatasi sesuai kapasitas taman. Ketertiban dan kebersihan lingkungan akan dijaga secara ketat," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan itu juga mengajak kepada seluruh warga untuk menikmati lebih dari 100 taman lain di Jakarta yang telah diperbarui dan dibuka, dan tidak kalah menyenangkan dibanding Tebet Eco Park.

Ruang-ruang publik yang dimaksud antara lain, lapangan Monumen Nasional, yang akan dibuka seiring PPKM level 1 di Jakarta, Taman Suropati, Taman Lapangan Banteng, Taman Sungai Kendal, Taman Rotanusa, Hutan Kota Srengseng, Taman Cattleya, Taman Puring, Taman Sambas Asri, Taman Apung, Taman Piknik.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini