Penguatan Puskesmas Jadi Modal DKI Tanggulangi Covid-19 di PSBB Transisi

Jumat, 23 Oktober 2020 16:40 Reporter : Yunita Amalia
Penguatan Puskesmas Jadi Modal DKI Tanggulangi Covid-19 di PSBB Transisi Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melakukan evaluasi pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang akan berakhir Minggu (25/10) nanti. Tetapi salah satu jurus Pemprov DKI menekan penularan Covid-19 selama masa pelonggaran ini dengan meningkatkan fungsi Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan Jakarta sebenarnya memiliki pengalaman menangani wabah seperti difteri yang terjadi di tahun 2005. Agar wabah tersebut bisa ditekan maksimal, penguatan Puskesmas di setiap kecamatan menjadi tumpuan.

"Kami sadar DKI sebagai ibu kota negara, untuk itu surveillance menjadi salah satu yang penting. Kekuatan kita penguatan di Puskesmas di setiap kecamatan," kata Widya dalam diskusi virtual yang disiarkan channel Youtube KGM Bappenas, Jumat (23/10).

Widya menjelaskan pentingnya penguatan fungsi Puskesmas. Sebab, berbagai data di wilayah terkecil diperoleh dari Puskesmas. Mengacu data tersebut, pihaknya menjadi lebih mudah melakukan pelacakan sekaligus menerapkan kebijakan yang tepat terhadap satu wilayah.

Selain itu, peran setiap wali kota tak kalah penting. "Kemudian asupan dari teman-teman wali kota sebagai potret real lapangan, dan kajian dilakukan seminggu sekali," tuturnya.

Dia menambahkan, selama pelonggaran PSBB saat ini, Pemprov DKI terus meningkatkan kapasitas pelacakan untuk mempercepat perawatan orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tetapi cara terjitu, kata dia, tetap ada di pola hidup masyarakat yang tak lupa selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini