Pengguna KRL Menurun di Hari Pertama Larangan Mudik

Jumat, 7 Mei 2021 07:26 Reporter : Yunita Amalia
Pengguna KRL Menurun di Hari Pertama Larangan Mudik Jadwal operasional KRL kembali normal. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - PT Kerata Api Indonesia (Persero) mencatat penurunan jumlah penumpang pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line pada hari pertama larangan mudik. Jumlah pengguna KRL pada Kamis (6/7) sebanyak 334.913 orang, atau turun 6 persen dibanding Rabu (5/5) sebanyak 354.487 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan pengguna KRL didominasi oleh pengguna rutin, yaitu mereka yang memanfaatkan transportasi KRL untuk bekerja.

Stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi antara lain, Stasiun Tanah Abang dengan 24.975 pengguna, Stasiun Bogor 15.243 orang, atau turun 7 orang, dan Stasiun Depok Baru 12.753 orang, atau naik 5 orang.

"Meskipun ada penurunan, KRL masih pilihan warga sebagai transportasi untuk pergi bekerja," kata Anne, Jumat (7/5).

Dia menuturkan, evaluasi dari segi jumlah dan kebutuhan pengguna juga telah disampaikan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di mana KRL beroperasi.

"Salah satu hasil evaluasi dan koordinasi lanjutan berbagai pihak terkait," katanya.

Stasiun Cikoya Kembali Beroperasi

Dalam kesempatan, Anne menginformasikan kembali beroperasinya Stasiun Cikoya.

"Stasiun Cikoya akan kembali melayani pengguna KRL," kata Anne.

Stasiun Cikoya melayani para pengguna sesuai dengan jam operasional layanan KRL pada 6-17 Mei 2021 yaitu mulai 04.00 WIB-20.00 WIB. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini