Pengesahan Tatib Cawagub DKI 'Terganjal' di Kebon Sirih

Rabu, 12 Februari 2020 09:14 Reporter : Merdeka
Pengesahan Tatib Cawagub DKI 'Terganjal' di Kebon Sirih Rapat paripurna DPRD Jakarta sepi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemilihan calon wakil gubernur DKI Jakarta di DPRD DKI Jakarta belum terlaksana. Bahkan pengesahan tata tertib pemilihan cawagub di Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) masih tertunda.

Hingga saat ini, Rapimgab itu sudah menyalami penundaan selama tiga kali. Awalnya, rapat itu diagendakan pada dijadwalkan 27 Januari 2020. Karena alasan tertentu, rapat dijadwalkan ulang pada 4 Februari 2020. Namun ternyata rapat kembali batal dan diagendakan kembali pada 11 Februari 2020.

"Batal soalnya Pak Ketua (Prasetia Edi) lagi sakit. Nanti kita Rapimgab lagi Senin (17/2/2020)," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah menyerahkan surat usulan dua nama calon wakil gubernur ke DPRD DKI Jakarta. Dua nama tersebut yakni Ahmad Riza Patria perwakilan dari Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Surat dari partai pengusung sudah kami terima kemarin. Lalu kemarin sore juga, surat dari Gubernur DKI Jakarta kepada DPRD sudah diantarkan," kata Anies di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu 22 Januari 2020.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengharapkan kedua nama baru tersebut dapat segera diproses oleh DPRD DKI.

"Kami berharap dalam waktu yang tidak lama lagi dewan akan membahas," jelasnya.

Sementara itu, calon Wakil Gubernur (cawagub) DKI Jakarta Nurmansyah Lubis mengharapkan adanya penyelenggaraan uji kelayakan untuk kedua cawagub.

"Fit and proper test perlulah," kata Nurmansyah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Dia mengaku siap menjawab sejumlah pertanyaan saat debat. Menurut dia, hal tersebut dapat menunjukkan kualitas dari para cawagub DKI.

Meski dipilih internal di Abang (anggota Dewan) semua. Publik harus tahu, kira-kira Bang Ancah (Nurmansyah) bisa enggak angkut, review APBD, oprek habis deh," ucapnya.

Sedangkan, calon Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku, akan banyak belajar dengan eks Wagub DKI Sandiaga Uno jika terpilih sebagai orang nomor 2 di DKI. Riza menyebut, banyak ilmu yang dapat dipetik dari Sandiaga.

"Nanti termasuk saya kalau terpilih, saya akan lebih banyak belajar dengan Sandiaga Uno, yang pernah jadi wakil gubernur dan lebih dekat sama Anies, banyak belajar sama Sandi kalau terpilih," kata Riza di Penang Bistro, Jakarta , Jumat 31 Januari 2020.

Riza mengaku bahwa Sandiaga pernah memberikan tips untuk mengurus Ibu Kota. Dia bilang, Sandiaga memintanya untuk selalu blusukan ke masyarakat.

"Pak Sandiaga pernah pesan sama saya untuk istiqamah, konsisten melaksanakan visi misi program, dan harus sering-sering turun ke bawah, insyaallah saya laksanakan," ucap Riza.

Bila terpilih, Riza siap mengikuti program-program yang menjadi janji kampanye Gubernur Anies Baswedan. Hal tersebut pun sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Ya setiap orang punya ide dan gagasan tapi yang bijaksana adalah mengikuti visi misi program Anies-Sandi," tutur Ketua DPP Gerindra itu.

Reporter: Ika Defianti [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini