Pengakuan anak pembunuh ibu kandung di Tanjung Priok

Jumat, 12 April 2013 12:50 Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu
Erik pembunuh ibu kandung (berkacamata). ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Erik Karsoho tega membunuh ibu kandungnya, Linda Warau dengan cara membacok menggunakan pisau daging. Erik mengaku dendam karena dikucilkan oleh keluarga, terutama ibunya.

Erik anak pertama dari tiga bersaudara, Ricki dan Jesicca Karsoho. Dua adik Erik, masih berkuliah. Ketika keluarga Erik keluar negeri, pelaku ditinggal dan dikunci di rumahnya. Tahun 2009, keluarga membawa Erik konsultasi ke RS Jiwa Dharmawangsa, Blok M, Jakarta Selatan.

"Habisnya aku kesal, mama (Linda) sering kasih obat psikiater (obat penenang)," kata Erik di Polsek Tanjung Priok, Jumat (12/4).

Erik yang membacok kepala ibunya sebanyak tiga kali dan lima kali di badan mengaku tidak menyesal dan sedih dengan perbuatannya. "Enggak sedih," tegas Erik.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Yono Suhartono mengatakan pelaku mengira ibunya masih hidup dan dirawat di rumah sakit. "Bilangin Papa, aku enggak mau tengok Mama. Saking dendamnya. Dia kira mamanya masih hidup," kata Yono menirukan pelaku.

Sebelumnya, Erik tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Linda Walau di rumah korban, Jalan Agung Perkasa 10 Blok J 7 No 14 RT 8 RW 14, Tanjung Priok. Polisi menduga kesadisan Erik karena pelaku mengalami gangguan jiwa.

"Kejadiannya pagi tadi jam 06.00 WIB," ujar Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Yono Suhartono saat dihubungi merdeka.com, Jumat (12/4). [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan Sadis
  2. Anak Bunuh Ibu
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.