Pendaftar Peserta Didik Baru di DKI Sudah Mencapai 100 Ribu Lebih

Kamis, 25 Juni 2020 13:43 Reporter : Yunita Amalia
Pendaftar Peserta Didik Baru di DKI Sudah Mencapai 100 Ribu Lebih hari pertama pendaftaran sekolah. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencatat 100.000 orang telah mendaftar proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pukul 10.30 WIB, hari ini. Pendaftaran dilakukan secara online.

"109.846 siswa yang sudah sukses melakukan pendaftaran," ujar Kepala Sub Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sonny Juhersoni, Kamis (25/6).

Namun, Sonny tidak menjelaskan secara rinci para calon peserta didik baru itu mendaftar ke jenjang apa saja. Menurutnya, saat ini pihak Disdik masih memproses secara rinci hal tersebut.

Seperti diketahui, proses PPDB jalur zonasi dimulai hari ini hingga Sabtu (27/6). Proses pendaftaran PPDB jalur zonasi dibuka untuk semua jenjang, dari SD, SMP, SMA dan SMK.

Calon peserta didik baru harus menyiapkan persyaratan untuk mendaftar PPDB secara online. Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi yakni, beragam tergantung tingkatan sekolah.

Untuk jenjang SD, syarat yang dibutuhkan di antaranya akta kelahiran/surat keterangan lahir, kartu keluarga, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp 6.000.

Sementara, untuk jenjang SMP serta SMA atau SMK yakni akta kelahiran/surat keterangan lahir; kartu keluarga, rapor kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester 1 SD/SDLB/MI, Paket A atau SKYBS untuk PPDB SMP; atau rapor kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester 1 SMP/SMPLB/MTs, Paket B atau SKYBS untuk PPDB SMA atau SMK.

Kemudian sertifikat akreditasi sekolah asal, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6.000.

Pendaftaran PPDB Jakarta dibagi menjadi beberapa jalur, yakni jalur prestasi, afirmasi, inklusi, zonasi, pindah tugas orang tua dan anak guru, tahap akhir anak tenaga kesehatan korban Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Terkait kuota, khusus jalur afirmasi SMA naik dari 20 persen menjadi 25 persen. Kemudian, untuk jalur zonasi, Pemprov DKI menyediakan 40 persen untuk penerimaan siswa baru SMP dan SMA. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini