Pemudik tinggalkan Jakarta, kualitas udara ibu kota membaik

Rabu, 13 Juni 2018 13:46 Reporter : Merdeka
Jakarta lengang. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ibu Kota mulai lengang usai ditinggal warganya yang akan berlebaran di kampung halaman masing-masing. Praktis, volume kendaraan yang biasa memadati ruas jalan Jakarta menurun drastis.

Hal tersebut membuat kualitas udara ibu kota membaik. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Isnawa Adji.

"Asap kendaraan bermotor merupakan penyumbang terbesar pencemaran udara di Jakarta," ungkapnya pada keterangan tertulis, Rabu (13/6).

Isnawa memaparkan, hasil monitoring kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia mencatat terjadinya penurunan konsentrasi SO2 sebesar 27,36 persen, penurunan konsentrasi CO sebesar 66,91 persen dan penurunan konsentrasi NO2 sebesar 70,81 persen.

"Namun, untuk parameter PM 10 terjadi sedikit peningkatan konsentrasi sebesar 9,34 persen, hal ini disebabkan kegiatan pembangunan MRT masih tetap berjalan, sehingga debu pada lokasi tersebut sedikit tinggi," jelas Isnawa.

Sementara itu, hasil monitoring kualitas udara di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya, tercatat terjadinya penurunan konsentrasi polutan.

"Kualitas udara pada lokasi ini dipengaruhi oleh adanya jalan tol Cikampek dan Jagorawi yang menjadi akses warga Ibukota untuk mudik, sehingga lalu lintas malah bertambah padat," kata Adji.

Isnawa menambahkan, kualitas udara yang membaik lain disebabkan oleh menurunnya jumlah kendaraan bermotor di jalanan Ibu kota selama libur Lebaran, tapi juga karena hujan yang turun Selasa malam.

"Membaiknya kualitas udara dapat dirasakan, antara lain dengan lebih nyamannya udara ketika dihirup di alam terbuka," kata Isnawa.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Lebaran 2018
  2. Kemacetan Jakarta
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini