Pemprov DKI pilih sopir perempuan untuk kemudikan bus pariwisata

Kamis, 20 Februari 2014 13:30 Reporter : Saugy Riyandi
Pemprov DKI pilih sopir perempuan untuk kemudikan bus pariwisata Bus tingkat pariwisata. ©2014 merdeka.com/faqih fikri

Merdeka.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arie Budiman mengatakan, Pemprov cenderung memilih sopir perempuan ketimbang laki-laki untuk menjadi pengemudi bus wisata. Pasalnya, dia menilai pengemudi perempuan mampu mengendalikan emosinya selama berkendara.

"Pengemudinya kita pilih perempuan. Biar safety-nya atau hospitality-nya lebih tinggi, dan lebih ramah kepada penumpang. Perempuan kan bisa lebih smooth dan hati-hati dalam berkendara," ujar Arie di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/2).

Selain itu, Arie juga memberikan penghasilan untuk para sopir bus wisata tersebut sebesar 3,5 persen dari Upah Minimum Provinsi (UMP) atau sekitar Rp 7 juta. Hal tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan para sopir tersebut.

Topik pilihan: Transjakarta | DKI Jakarta

"Gaji supir bus tingkat wisata itu 3,5 UMP atau Rp 7 jutaan," kata Arie.

Saat ini, lanjut Arie, Disparbud telah menyiapkan sopir wanita sebanyak 12 orang. Nantinya, satu bus tingkat wisata akan dipegang oleh dua orang sopir. Dalam masing-masing bus tingkat wisata tersebut akan diperkuat dengan empat orang termasuk sopir wanita, kondektur, guide tour serta polisi pariwisata.

"Kita juga pakai kualifikasi dong. Kan sopirnya dapat SIM B1 dan juga harus bisa bahasa Inggris. Semua sopir yang ada kita ambil dari bus-bus pariwisata, ada juga dari Transjakarta," pungkas dia. [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini