Pemprov DKI Maafkan Ike Muti, Polemik 'Hapus Foto Jokowi' Selesai

Minggu, 2 Agustus 2020 14:07 Reporter : Rifa Yusya Adilah
Pemprov DKI Maafkan Ike Muti, Polemik 'Hapus Foto Jokowi' Selesai Kena Somasi Pemprov DKI, Ini 5 Fakta Ike Muti. Instagram/ikemuti16 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Artis Ike Muti meminta maaf kepada Pemprov DKI soal polemik hapus foto Presiden Jokowi sebagai syarat ikut projek webseries. Ike akui informasi yang diperoleh dari agensi keliru.

Merespons hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah menerima permintaan maaf artis Ike Muti. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, Yayan Yuhanah pada Minggu (2/8).

Sebelumnya, tertanggal 31 Juli, Yayan memberikan somasi kepada Ike untuk melakukan klarifikasi atas unggahannya yang dianggap mencemarkan nama baik Pemprov DKI Jakarta.

Surat somasi itu ditembuskan kepada Gubernur DKI dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam somasi tersebut, Ike diminta untuk menjelaskan proyek film pendek yang Ike sebutkan, serta siapa penanggung jawabnya dan yang menyuruhnya menghapus foto Jokowi. Ike juga diminta untuk menghapus postingannya.

Minggu pagi ini, Ike telah menyampaikan permintaan maafnya melalui akun instagramnya @ikemuti16. Ia juga telah menghapus dan mengklarifikasi unggahannya yang membuat kegaduhan.

Yayan selaku kepala Biro Hukum Pemprov DKI mengatakan, dirinya sudah membaca klarifikasi yang dilakukan oleh Ike. Koreksi tersebut sudah diunggah oleh Ike Muti per tanggal 2 Agustus atau bertepatan dengan masa tenggat somasi yang ditentukan.

"Setelah adanya pengakuan dan koreksi dari Ike Muti, serta atas arahan dari Gubernur DKI Jakarta, maka kami anggap masalah yang berkaitan dengan unggahan tersebut sudah selesai," kata Yayan dari keterangan tertulisnya yang diterima merdeka.com, Minggu (2/8).

1 dari 2 halaman

Yayan berharap ke depannya tidak lagi terjadi pemutarbalikan fakta dan kegaduhan atas soal yang non-substantif seperti ini. Ia pun cukup memberikan apresiasi kepada Ike atas koreksi dan permintaan maafnya. ia berharap hal ini tidak terulang kembali.

"Pemprov DKI Jakarta sendiri melalui Biro Hukum memberikan apresiasi atas koreksi dan permintaan maaf dari Ike Muti. Saya berharap agar pemutarbalikan fakta seperti ini tidak terulang lagi,"

Ia meminta masyarakat dan juga Ike untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. Menurutnya, saat ini penting sekali untuk selalu bijak dalam menggunakan sosial media. Harus menggunakan akal sehat dan juga kritis. Ia juga meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Hal ini agar tidak ada kabar yang menyesatkan di masyarakat.

"Kejadian ini harus dijadikan pelajaran bagi semua. Pentingnya memiliki ketelitian, objektivitas dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi," tutup Yayan.

2 dari 2 halaman

Permintaan Maaf Ike Muti

Ike menegaskan bahwa dirinya tidak ada niat untuk menyampaikan kebohongan. Apalagi sampai mencemarkan nama baik Pemprov DKI Jakarta. Hal ini ia katakan melalui akun instagramnya.

"Bersamaan dengan ini, saya sampaikan bahwa sama sekali tidak ada niatan saya menyampaikan kebohongan apalagi sampai merugikan nama baik Pemda Provinsi DKI Jakarta," tulis Ike Muti dalam instagramnya @ikemuti16 (2/8).

Ike juga mengakui bahwa postingannya menimbulkan kegaduhan. Ia pun meminta maaf kepada Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, ia telah menghapus fotonya dengan presiden Jokowi yang menimbulkan kegaduhan itu.

"Jelas bahwa informasi tersebut sesungguhnya bukan bersumber dari saya. Namun bagaimanapun saya meminta maaf kepada semua pihak dan khususnya Pemda Provinsi DKI Jakarta atas postingan saya yang telah menimbulkan kegaduhan," tambahnya. [rnd]

Baca juga:
Tak Niat Sebar Kebohongan, Ike Muti Minta Maaf ke Pemprov DKI
Kena Somasi Pemprov DKI, Ini 5 Fakta Ike Muti
Pemprov DKI Maafkan Ike Muti, Polemik 'Hapus Foto Jokowi' Selesai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini