Pemicu Tawuran di Pasar Manggis Setiabudi Berawal Saling Ejek Lewat Medsos

Rabu, 21 Juli 2021 21:14 Reporter : Bachtiarudin Alam
Pemicu Tawuran di Pasar Manggis Setiabudi Berawal Saling Ejek Lewat Medsos Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 17 orang ditetapkan sebagai tersangka terkait tawuran antar warga di Pasar Manggis, Setiabudi pada Selasa (20/7) kemarin. Tawuran dipicu saling ejek di media sosial.

"Latar belakang tetap masih kita dalami. Tapi di pemeriksaan awal kita setelah kejadian sampai sekarang ini, sifatnya masih berupa saling mengejek yang disampaikan melalui medsos Instagram," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Achmad Akbar, saat jumpa pers, Rabu (21/7).

Dua kelompok warga terlibat saling ejek di medsos. Kemudian muncul provokasi hingga terjadilah tawuran.

"Saya tidak sebutkan kelompoknya tapi saya tegaskan ada kelompok yang terbentuk yang didasari komunikasi di medsos, kemudian di situlah komunikasi yang saling mengejek provokasi terjadi sehingga memicu terjadinya peristiwa tawuran," tuturnya.

Akibat tawuran tersebut, sejumlah kerusakan terjadi, termasuk dua rumah di pinggiran kali terbakar. Selain itu, sejumlah orang mengalami luka-luka hingga satu di antaranya luka terkena senjata tajam.

"Artinya dari semua akibat peristiwa itu merupakan bagian dari unsur pidana. Ada orang yang terluka ada barang yang dirusak atau terbakar. Ada dari kedua kelompok (yang terlibat)," terangnya.

Ditanya kemungkinan tawuran sebagai sabotase adanya transaksi narkoba, Achmad mengaku kepolisian belum menemukan bukti ke arah sana.

"Kami belum menemukan indikasi seperti itu, sementara masih berlatar belakang saling mengejek antar kelompok," ucapnya.

Dari 17 tersangka, tiga di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Para tersangka akan disangkakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, jo Pasal 406 KUHP tentang Perusakan, dan jo Pasal 358. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tawuran
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini