Pelonggaran PSBB, Ragunan Tambah Kapasitas jadi 2.000 Pengunjung per Hari

Sabtu, 1 Agustus 2020 19:32 Reporter : Merdeka
Pelonggaran PSBB, Ragunan Tambah Kapasitas jadi 2.000 Pengunjung per Hari Penyemprotan disinfektan di Ragunan. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat pengelola Taman Margasatwa Ragunan menambah kapasitas jumlah kunjungan. Dari 1.000 menjadi 2.000 pengunjung per hari.

Demikian diungkapkan Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan Ketut Widarsana.

"Betul kita sudah menambah kapasitas kunjungan jadi 2.000 orang per hari sejak tiga pekan lalu," kata Ketut, Sabtu (1/8).

Menurut dia, jumlah pengunjung tertinggi selama masa PSBB Transisi hanya mencapai 1.800 orang lebih, belum ada yang mencapai 2.000 orang. Jumlah tersebut tercatat pada libur kunjungan sekitar tiga pekan yang lalu.

"Paling tinggi itu cuma 1.800-an, belum pernah mencapai 2.000," ujar Ketut seperti dikutip Antara.

Kebun binatang di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut kembali dibuka untuk umum pada 20 Juni 2020, setelah ditutup selama tiga bulan lebih sejak 14 Maret 2020.

Sejak dibuka, Taman Margasatwa Ragunan membatasi jumlah pengunjung. Bila biasanya pada hari normal jumlah pengunjung mencapai 5.000 dan 25 ribu orang di akhir pekan, maka selama PSBB pelonggaran jumlah pengunjung dibatasi hanya 1.000 orang.

Pembatasan ini untuk memastikan pengunjung menerapkan protokol kesehatan dengan tidak berkerumun saat berwisata di kebun binatang.

Untuk membatasi pengunjung, Ragunan memberlakukan pendaftaran secara daring (online) bagi pengunjung. Selain itu untuk mendeteksi kondisi kesehatan pengunjung, tidak memiliki riwayat sedang sakit demam atau flu.

Aturan lainnya, pengunjung harus mengenakan masker dan membawa cairan cuci tangan (hand sanitizer) sendiri. Sebelum masuk diwajibkan mengukur suhu tubuh dan mencuci tangan. Pengujung tidak dibolehkan membawa anak berusia di bawah 10 tahun dan lansia di atas 65 tahun.

"Aturan protokol kesehatan masih terus kita terapkan sampai sekarang agar pengunjung tetap aman dan sehat selama berwisata," kata Ketut.

Baca Selanjutnya: Tidak Ada Target...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini