PDIP Sentil Anies soal Proyek Halte TransJakarta Bundaran HI: Cukup Monas Dikorbankan

Jumat, 30 September 2022 18:27 Reporter : Lydia Fransisca
PDIP Sentil Anies soal Proyek Halte TransJakarta Bundaran HI: Cukup Monas Dikorbankan Pemprov DKI Revitalisasi 100 Halte Transjakarta. ©2022 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjutak meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghentikan revitalisasi halte Transjakarta kawasan Tosari-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Menurut Gilbert, sebaiknya revitalisasi halte itu dihentikan lantaran menutupi objek diduga cagar budaya atau ODCB Patung Selamat Datang.

"Sebaiknya dihentikan pembangunan halte yang menutupi Tugu di Bundaran HI. Cukuplah Monas yang sudah terlanjur dikorbankan," kata Gilbert melalui keterangan tertulisnya, Rabu (30/9).

Selain menutupi Patung Selamat Datang, menurut Gilbert, revitalisasi halte TransJakarta itu bukan merupakan program prioritas Pemprov DKI Jakarta. Dia mengatakan bahwa hal itu pernah disampaikan dalam rapat antara Pemprov DKI Jakarta dan Komisi B DPRD DKI Jakarta.

"Sejak awal rencana pembangunan halte super mahal, Rp13,5 miliar per halte dirata-ratakan, sudah disampaikan lewat rapat di Komisi B tidak layak dan tidak menjadi prioritas. Anehnya, gubernur mengatakan sukses di bidang transportasi, hanya karena membangun fisik yang bisa dikerjakan Firaun," kata Gilbert.

Tak hanya menutupi objek diduga cagar budaya dan bukan program prioritas, Gilbert menilai PT Transportasi Jakarta seharusnya tak mengabaikan Tim Sidang Pemugaran (TSP) dalam melakukan revitalisasi tersebut.

"Tim Sidang Pemugaran (TSP) bukanlah tim abal-abal yang seenaknya diabaikan," ujar Gilbert.

Gilbert menyebut Direksi Transjakarta tak kompeten dalam bekerja karena kerap membangun hal-hal yang tidak diperlukan masyarakat.

"Sejak awal saya sampaikan bahwa Direksi TransJakarta tidak kompeten di bidangnya. (Mereka) mengerjakan hal tanpa skala prioritas (seperti) kafe di halte Harmoni, perombakan total halte yang serentak hingga menimbulkan kemacetan padahal sebagian masih berfungsi dan inkompetensi lainnya," ujar dia.

Gilbert juga meminta Anies untuk membangun Jakarta dengan hati. "Pembangunan Jakarta perlu membangun dengan hati, bukan dengan ambisi menjadi calon presiden," pungkas dia.

2 dari 3 halaman

Pembangunan Halte TransJakarta Bundaran HI Dinilai Menutupi Bangunan Cagar Budaya

Sebelumnya, Ketua Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta Boy Bhirawa menilai Transjakarta telah melanggar prosedur dalam pembangunan revitalisasi Halte Bundaran HI. Seharusnya, Transjakarta meminta persetujuan TSP ataupun Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) sebelum melakukan revitalisasi.

“Jadi, seharusnya memang semua objek diduga cagar budaya itu melalui tim sidang pemugaran,” kata Boy kepada wartawan, Kamis (29/9).

Boy juga menilai, Transjakarta melanggar etika karena revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI menghalangi Patung Selamat Datang. Sebab, Patung Selamat Datang merupakan objek diduga cagar budaya (ODCB).

“Sebenarnya karena dia Bundaran HI sudah ODCB. ODCB itu bukan bukan fisiknya saja tapi juga visualnya. Jadi visual objek cagar budaya itu tidak boleh ditutupi. Secara etika terhadap cagar budaya itu masalah,” kata Boy.

3 dari 3 halaman

Dikritik Sejarawan

Sejarawan JJ Rizal juga turut meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan pembangunan Halte Transjakarta Tosari-Bundaran HI karena merusak pandangan ke bangunan cagar budaya Patung Selamat Datang. Hal tersebut diungkapkan Rizal melalui akun Twitternya @JJRizal pada Kamis (29/9).

“Pak Gubernur @aniesbaswedan mohon stop pembangunan halte @PT_Transjakarta Tosari-Bundaran HI yang merusak pandangan ke Patung Selamat Datang en Henk Ngantung Fontein warisan Presiden Sukarno dengan Gubernur Henk Ngantung sebagai poros penanda perubahan Ibukota kolonial ke Ibukota nasional,” tulis Rizal.

Menurut Rizal, Patung Selamat Datang merupakan hal penting karena merupakan simbol keramahan bangsa, semangat bersahabat dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca juga:
Respons Wagub DKI Revitalisasi Halte TJ Disebut Tutupi Patung Selamat Datang
Revitalisasi Halte Tosari Tuai Polemik, Transjakarta Klaim Sudah Ikuti Aturan
Tim Cagar Budaya Akan Panggil Transjakarta Soal Rencana Revitalisasi Halte Tosari
Transjakarta Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kampung Rambutan Kembali Operasi
Imbas Kenaikan BBM, Jumlah Penumpang TransJakarta Naik 10 Persen
Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI Dianggap Melanggar Etika
Revitalisasi Halte TJ Bundaran HI Dinilai Rusak Pandangan ke Patung Selamat Datang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini