PDIP Cap Anies Gagal Tangani Banjir, Wagub DKI Riza Patria Pasang Badan

Kamis, 13 Oktober 2022 19:52 Reporter : Lydia Fransisca
PDIP Cap Anies Gagal Tangani Banjir, Wagub DKI Riza Patria Pasang Badan Anies tinjau banjir di Kebon Pala. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mampu menangani persoalan banjir. Sebab, menurut Gembong, Anies tidak melakukan naturalisasi atau normalisasi.

“Normalisasi dan naturalisasi kan tidak dikerjakan. Jadi, dalam konteks penanganan banjir, beliau mengatakan (bahwa dirinya) penanganan banjir Jakarta dilakukan dengan senyap. Ya karena memang enggak ngapa-ngapain, senyap betul karena emang enggak dikerjakan,” kata Gembong dalam diskusi bertajuk ‘Refleksi 5 Tahun Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan’ pada Kamis (13/10) di Ruang Rapat Fraksi PDIP, DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat.

Selain itu, Gembong juga mengatakan bahwa Anies tahu drainase Jakarta sudah tua sehingga tidak dapat mengalirkan air secara optimal. Namun, Anies tidak ingin memperbaiki hal tersebut.

“Dia (Anies) kan sudah tahu persoalannya kalau drainasenya sudah tua. Ya kalau sudah tau mau diapain? kan mesti diperbaiki, tapi enggak diapa-apain. Menyalahkan. Ya supaya tidak banjir, ya drainase diperbaiki,” tambah Gembong.

2 dari 2 halaman

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, normalisasi dan naturalisasi merupakan program bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Riza mengakui, upaya ini tidak mudah dilakukan karena adanya permasalahan tanah di Jakarta.

“Normalisasi dan naturalisasi itu program pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Kami menyiapkan lahan, nanti pemerintah pusat yang menyiapkan satpel normalisasi. Alhamdulilah itu terus berjalan dan seperti kita ketahui, permasalahan tanah di DKI Jakarta itu tidak mudah, kita terus membelanjakan penyediaan lahan untuk normalisasi. Kita lakukan setiap tahun,” ujar Riza.

Riza juga menambahkan, jajarannya telah bersungguh-sungguh berupaya dalam mengentaskan banjir.

“Kita terus mengupayakan. Bayangkan, ada enggak daerah lain yang punya sampai 257 eskavator, 400 drum truk. Itu bentuk komitmen kita untuk melakukan pengerukan. Teman-teman bisa lihat ya berapa yang sudah dibangun, waduk, situ, embul, pompa air, holder, tanggul, kan semua kelihatan progresnya. Dari situ kelihatan dari mana kesungguhannya,” tambah Riza. [ray]

Baca juga:
Update Banjir Jakarta 13 Oktober 2022: Delapan Ruas Jalan Tergenang
BPBD DKI Jakarta: Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2
Riza Ungkap Penyebab Banjir Jakarta: Intensitas Hujan Tinggi
Musim Hujan Tiba, Pemprov DKI Diminta Fokus Mitigasi Bencana Banjir
DPRD DKI: Banjir di Jaksel Berstatus Darurat dan Mendesak untuk Dianggarkan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini