Panwas peringatkan kubu Foke dan Hendardji berdamai

Kamis, 14 Juni 2012 21:18 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Panwas peringatkan kubu Foke dan Hendardji berdamai Pilkada. www.antaranews.com

Merdeka.com - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdansyah berharap, agar persoalan tagline ‘berkumis’ (berantakan, kumuh, dan miskin) antara tim pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan tim Hendardji Soepandji-A Riza Patria, bisa selesai sebelum masa kampanye.

"Tadi kita sudah sepakat bahwa masalah ini untuk kebaikan semua. Nanti kita ingatkan maksimal pada 21 Juni sudah selesai," ujar Ramdansyah kepada wartawan di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Kamis (14/06).

Dirinya menyayangkan, proses mediasi yang dilakukan pada hari ini kembali tidak mendapatkan hasil. Bahkan sebelum rapat masuk ke substansi, tim Hendardji menolak untuk melanjutkan rapat. Karena mereka menganggap berkas tuntutan yang diajukan tim Fauzi Bowo tidak lengkap.

Panwaslu sendiri dalam menengahi masalah tersebut sudah mendatangkan beberapa ahli, yaitu ahli bahasa dari Universitas Negeri Jakarta Sri Suhita, pakar periklanan Ridwan Handoyo yang juga Ketua badan Pengawas Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), serta pakar bahasa dari FIB Universitas Indonesia, Frans A.

"Sebenarnya kami sudah menawarkan, agar mereka mendengarkan substansi materi dari para ahli yang kita datangkan. Kalau mereka mendengar itu, kita bisa dapatkan poin-poin bagus, dimana apakah secara psikologis penyampaian tagline itu bermasalah atau tidak dan mereka akan berikan jalan keluar," kata dia.

Baginya, walaupun para pihak yang bersengketa belum mendengarkan paparan dari para tim ahli, namun Ramdansyah mengaku, sedikit lega karena para pakar tersebut sudah menyampaikan pandangan dan masukan kepada dirinya.

"Hari ini kami mendapat jawaban dari ahli bahasa dan periklanan. Intinya, konflik di lapangan yang kita takutkan," paparnya.

Oleh karenanya, Panwas akan menawarkan sekali lagi untuk melakukan mediasi, dimana pada rapat terakhir tersebut maka akan diputus hasilnya.

"Karena siapa yang menjamin jika nanti terjadi konflik. Saya belum berani berikan kesimpulan sekarang, mudah-mudahan saja rapat selanjutnya sudah ada keputusan," tandasnya. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pilgub DKI
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini