Nelayan Teluk Jakarta Sebut Reklamasi Ancol Sejak Belasan Tahun Lalu

Minggu, 12 Juli 2020 11:33 Reporter : Fikri Faqih
Nelayan Teluk Jakarta Sebut Reklamasi Ancol Sejak Belasan Tahun Lalu Proyek Reklamasi Ancol. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Seorang nelayan di Teluk Jakarta, Daeng Darwis mengungkapkan, proses reklamasi di pesisir pantai Ancol sudah dilakukan sejak belasan tahun lalu. Bahkan, dia menjadi salah satu nelayan yang membantu para pekerja reklamasi Ancol itu.

"Dulunya di sini semua laut, belum seperti sekarang ini," kata Daeng saat ditemui Antara di Jakarta.

Dia mengungkapkan, dirinya sudah menjadi nelayan dan mengoperasikan kapal di teluk Jakarta sejak puluhan tahun lalu. Saat itu, Daeng menyewakan kapal untuk mengangkut para pekerja yang memindahkan pasir pantai dari tongkang ke kapal kecil, menuju pantai Ancol.

Seiring berjalannya waktu, penimbunan laut terus dilakukan Ancol hingga saat ini. Setiap hari beberapa truk bermuatan hasil kerukan lumpur sungai dibuang ke lokasi reklamasi di pesisir pantai Ancol.

Hal senada disampaikan Reza, salah seorang nelayan pukat kambang yang turut menyaksikan perjalanan reklamasi di pesisir pantai Ancol.

Akibat reklamasi itu, puluhan nelayan merasakan dampak. Kini mereka kesulitan mendapatkan akses untuk tempat berlabuh kapal.

"Sebagian besar nelayan paham dampak reklamasi, tetapi tidak tahu menyampaikan harapan dan masukan kepada siapa," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini