Natal di Gereja Berusia 300 Tahun Peninggalan Portugis

Rabu, 25 Desember 2019 09:45 Reporter : Merdeka
Natal di Gereja Berusia 300 Tahun Peninggalan Portugis Gereja Protestan Indonesia Barat. ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Jakarta memiliki gereja peninggalan zaman penjajahan di era 1700-an. Namanya, Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) atau yang sering disebut Gereja Tugu.

menjaga nilai historis, Gereja Tugu juga memastikan desain interior yang masih dipertahankan sejak dibangun pada tahun 1747 dan diresmikan pada 1748. Ini nampak dari dinding dan jendela, serta ornamen tata ruang yang kental dengan desain arsitektur bergaya Eropa.

Untuk perayaan Natal, gereja didekorasi dengan dominan warna merah. Selain itu tampak juga hiasan Natal seperti pohon cemara, lonceng, lampu kelap-kelip dan lain sebagainya.

Untuk khotbah, GPIB mengambil tema berjudul 'Saat Tuhan Allah Melawat'.

Salah satu jemaat GPIB, Dolorez Theresia mengaku, senang bisa merayakan Natal tahun ini di Gereja Tugu. Menurutnya, nilai historikal yang kental menambah rasa khidmat dan syukur di hari kelahiran sang Tuhan Yesus.

"Saya merasa tenang dan damai saat beribadah di GPIB," katanya singkat di lokasi, Cilingcing, Jakarta Utara, Rabu (25/12).

Gereja ini terletak di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Tepatnya di Jalan Raya Tugu Semper Barat.

Penasehat Gereja Tugu, Aprelo Formes mengungkapkan, bangunan gereja merupakan peninggalan orang-orang Portugis yang diasingkan oleh Belanda dari Batavia. Mereka adalah tawanan Belanda yang dibawa dari Malaka ke Batavia.

"Di Kampung Tugu mereka diberi kebebasan oleh Belanda dengan syarat berpindah agama dari Katolik ke Kristen Protestan," ujarnya.

Sebagai informasi, menurut catatan sistem registrasi nasional cagar budaya Gereja Tugu telah menjadi cagar budaya yang ditetapkan dengan SK Menteri No 0128/M/1988 dan disahkan dengan SK Gubernur No 475 Tahun 1993.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini