Nama Ali Sadikin Direncanakan Masuk Daftar Penamaan Jalan di Jakarta

Selasa, 19 Juli 2022 12:17 Reporter : Yunita Amalia
Nama Ali Sadikin Direncanakan Masuk Daftar Penamaan Jalan di Jakarta Ali Sadikin. ©Bang Ali Demi Jakarta 1966-1977

Merdeka.com - Nama mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin direncanakan masuk dalam daftar penamaan jalan di Jakarta pada tahap selanjutnya. Namun Kepala Dinas Kebudayaan Iwan Henry Wardhana mengatakan, untuk realisasi nama Ali Sadikin sebagai nama jalan perlu ada komunikasi dengan pihak keluarga.

Iwan mengatakan, penamaan Ali Sadikin sebagai nama jalan sejatinya bukan proses yang sulit. Hanya saja perlu ada persetujuan dari pihak keluarga.

"Bismillah. Karena ada prinsip kehati-hatian, kita menjaga siapa Pak Ali Sadikin, harus dapat restu dari keluarga, enggak bisa sembarangan," ujar Iwan di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/7).

Dia membantah masuknya nama Ali Sadikin sebagai daftar nama jalan tahap kedua karena adanya desakan dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Sebab selama ini, Prasetyo kerap mendorong Pemprov DKI agar menjadikan nama Ali Sadikin sebagai nama jalan.

"Ketua DPRD harus juga dong diperhatikan," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Perubahan Dokumen Tak Terkendala Nama Jalan Diubah

Secara terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Budi Awaluddin optimis perubahan nama jalan tahap dua tidak terkendala dengan adanya rencana Panitia Khusus (Pansus) oleh DPRD DKI Jakarta. Sebab, menurut Budi, antusias warga mulai tinggi terhadap perubahan nama jalan.

Budi mengatakan, berdasarkan data Jumat (15/7), perubahan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga sudah mencapai 90 persen lebih.

"Proses selanjutnya terus berjalan. Kalau saya melihat optimis ya, melihat kondisi hingga hari ini capaian kami dalam pemberian dokumen kependudukan yg sdh mencapai 90 persen lebih," ujar Budi kepada merdeka.com, Jumat (15/7).

Budi menuturkan, di masa awal sosialisasi perubahan nama jalan, masyarakat yang semula menolak adanya perubahan secara bertahap menerima perubahan nama jalan baru. Terlebih penduduk Jalan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, dan Jalan Bambu Apus, Jakarta Timur. Awalnya, warga di dua jalan ini menolak keras perubahan nama jalan.

"InsyaAllah Tanah Tinggi sudah 100 persen, Bambu Apus saat ini juga sudah mulai bergerak," ungkapnya.

Budi mengatakan, untuk pencapaian Kartu Keluarga semuanya sudah mencapai 100 persen dan KTP 90 persen. Namun Budi masih belum mengetahui perubahan nama jalan tahap kedua seperti yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Masih belum ada info pasti, masih pembahasan," tutupnya.

Baca juga:
Perubahan Nama Jalan, Disbud DKI: Kami Mengikuti Arahan dari Anies Baswedan
Wagub DKI Respons Pansus Nama Jalan: Perbedaan Bisa Dibahas, Tidak Selalu Pansus
Perubahan Nama Jalan Baru, Dinas Dukcapil DKI Baru Cetak 959 e-KTP dari Target 2.909
Warga Tanah Tinggi Menolak Perubahan Nama Jalan
Wagub DKI Tegaskan Perubahan 22 Nama Jalan Sudah Final
Pengurusan Perubahan Nama Jalan dalam Sertifikat di BPN Jakpus, Gratis
Komisi A DPRD DKI Bentuk Pansus Perubahan 22 Nama Jalan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini