Mudik Dilarang, Terminal Pulogebang Tetap Dioperasikan untuk Perjalanan Darurat

Rabu, 7 April 2021 18:31 Reporter : Merdeka
Mudik Dilarang, Terminal Pulogebang Tetap Dioperasikan untuk Perjalanan Darurat Terminal Pulogebang. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya berencana membuka satu terminal yakni Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur saat Lebaran 2021. Kebijakan ini menyusul larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pusat.

Terminal yang tidak beroperasi yakni Kalideres, Jakarta Barat, Kampung Rambutan, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Rencananya itu yang akan dioperasionalkan hanya Terminal Pulo Gebang, selebihnya itu tidak ada pelayanan AKAP," kata Syafrin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/4).

Syafrin menyebut Terminal Pulo Gebang hanya dikhususkan untuk melayani perjalanan darurat. Selain itu, untuk perjalanannya pun dilakukan secara selektif.

"Apakah terkait dengan keperluan mendesak misalnya keluarga kedukaan, ada yang sakit dan sebagainya, tentu ini akan sangat selektif," ucapnya.

Kendati begitu, dia mengaku saat ini masih menunggu kebijakan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Sehingga sebelum masa larangan mudik tanggal 6 kami bisa sosialisasikan secara masif kepada seluruh masyarakat," jelas dia.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan melarang mudik Lebaran 2021. Keputusan tersebut dihasilkan dari rapat tiga menteri yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

“Ditetapkan tahun 2021 mudik ditiadakan, berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, swasta maupun pekerja mandiri juga seluruh masyarakat,” kata Muhadjir dalam Konpers daring, Jumat (26/3/2021).

Larangan mudik berlaku pada 6 hungga 17 Mei 2021.“Larangan mudik akan dimulai pada 6-17 Mei 2021 dan sebelum dan sesudah tanggal itu, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang ke luar daerah kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu,” ujarnya.

Muhadjir menyebut pelarangan mudik kali ini untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 yang masih berlangsung.

Reporter: Ika Defianti [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini