Menunggu air mancur menari Monas dari hasil patungan

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:02 Reporter : Fikri Faqih
Ilustrasi monas. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memulai perbaikan air mancur menari di Monumen Nasional (Monas). Dalam perbaikannya, dia tidak mengandalkan APBD DKI Jakarta, melainkan menggunakan dana operasionalnya.

Namun Basuki atau akrab disapa Ahok itu tidak akan turut melakukan pembenahan jika tidak mendapatkan laporan dari Kepala UPT Monas Sabdo Kristianto. Karena sebelumnya Sabdo melakukan perbaikan air mancur tersebut secara mandiri.

"Saya perbaiki sendiri dulu karena tidak mungkin kalau menunggu APBD mesti tahun depan. Tapi karena gak bisa akhirnya saya lapor ke Bapak Gubernur (Ahok)" katanya kepada merdeka.com, Jumat (11/8).

Akhirnya, Sabdo mendapatkan keperluan perbaikan air mancur tersebut. Bukan dalam berbentuk uang, tetapi Ahok mengirimkan barang yang dibutuhkan dalam memperbaiki air mancur menari itu. Perlu waktu sekitar enam bulan untuk memastikan air mancur yang sempat menjadi icon tersebut kembali beroperasi, di mana rencananya akan diluncurkan Sabtu (12/8).

Sabdo menambahkan, dukungan juga diberikan oleh Addie MS dan Harry Kiss. Biarpun tidak memberikan bantuan berupa barang ataupun uang, tapi mereka melengkapi apa yang dibutuhkan air mancur menari saat beroperasi, musik.

"Kan air mancur gak bisa muncrat kalau gak ada musik dukungan, iyakan," ujarnya sambil tertawa.

Dia menceritakan, Addie bersama Harry pernah datang ke Monas tengah malam untuk memastikan persiapan pembukaan air mancur berjalan dengan apik. Sabdo mengatakan, dalam memperbaiki sesuatu ternyata uang bukan satu hal mutlak.

"Kita bersama-sama lah gotong royong. Itulah yang diharapkan Bung Karno dan Monas," katanya.

Mengenai anggaran perbaikan Sabdo tidak mau banyak bicara. Namun berdasarkan informasi yang diterima merdeka.com, perbaikan air mancur ini menghabiskan anggaran sekitar 400 juta. Di mana sekitar 366 juta berasal dari Ahok dan sisanya ditanggung oleh Sabdo.

"Kecil itu (Rp 400 juta), tugu air mancur kalau buat baru miliaran. Memang air mancur ini gak ada perhatian makanya kita coba perbaiki," tegasnya.

Rencananya air mancur ini akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada pukul 19.00 WIB, Sabtu (12/8). Sabdo mengharapkan usahanya membenahi air mancur ini dapat memberikan hiburan kepada warga ibu kota.

"Agar Monas ada sebuah daya tarik tambahan," harapnya.

Sebelumnya, Djarot menyarankan untuk lagu yang dipakai salah satunya lagu dari Raja Dangdut yakni Roma Irama. Namun yang jelas lagu daerah Jakarta yang utama.

Rencananya peresmiannya akan dilakukan tanggal 12 Agustus 2017. "Nanti kita lihat yah. Nah (lagu dangdut) apakah akan sesuai dengan iramanya," tutupnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Ahok
  2. Monas
  3. Pemprov DKI
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.