Menolak Hubungan Intim, Pemulung Pingsan Dianiaya Pengamen di Kolong Flyover Slipi

Rabu, 13 Maret 2019 11:33 Reporter : Ronald
Menolak Hubungan Intim, Pemulung Pingsan Dianiaya Pengamen di Kolong Flyover Slipi Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Umar Bakri alias Jagar (31) diamankan Reskrim Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pengamen ini ditangkap setelah menganiaya dan memaksa seorang perempuan paruh baya berhubungan intim di kolong flyover Slipi, Jakarta Pusat, Minggu (10/3) dini hari.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, korban atas nama Ely alias Ketel (55) sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku kemudian datang dan langsung mengajak korban yang berprofesi pemulung berhubungan intim.

"Saat berdua bertemu di TKP pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan selayaknya suami istri," ujar Lukman saat dikonfirmasi, Rabu (13/3).

Korban lantas menolak ajakan pelaku. Namun, Umar tak kehabisan akal dan terus merayu Ely agar mau berhubungan intim.

Tak mampu dirayu, Umar lantas memukul dan menghantamkan balok ke Ely. Korban pun roboh dan mengalami luka di sekujur tubuhnya.

"Namun korban menolak kemudian korban dirayu mendekat lalu dipukul beberapa kali menggunakan tangan dan balok sehingga korban luka-luka dan pingsan. Kemudian pelaku kabur. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tanah Abang. Petugas yang tiba di TKP segera membawa wanita itu ke rumah sakit," ujar dia.

Dari keterangan saksi, polisi tak lama kemudian berhasil menangkap pelaku yang masih berada di sekitar tempat kejadian. "Berdasarkan keterangan korban pelaku dapat diamankan buser pada hari Senin (11/3)," pungkas Lukman. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini