Menengok Kawasan Park and Ride Thamrin yang Bakal Ditutup Gubernur Anies

Rabu, 4 September 2019 15:50 Reporter : Merdeka
Menengok Kawasan Park and Ride Thamrin yang Bakal Ditutup Gubernur Anies Park and Ride Thamrin. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Di tanah luas yang menjadi park and ride kawasan Thamrin, terparkir puluhan mobil, motor, dan bus. Lokasi ini memang strategis, karena berada di tengah gedung perkantoran kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Tarifnya juga terjangkau. Kendaraan roda dua hanya membayar Rp 2.000, untuk mobil Rp 5.000 dan Rp 8.000. Tarif itu berlaku flat satu hari penuh.

Hari ini, Rabu(3/9), tak seperti biasanya. Ada beberapa titik yang kosong. Padahal sehari-harinya, kantong parkir itu dipadati kendaraan. Bahkan tak jarang membuat petugas yang mengatur kewalahan.

Ternyata, perubahan kondisi itu karena rencana Pemprov DKI Jakarta akan menutup fasilitas tersebut. Ditambahkan lagi dengan informasi spanduk bertuliskan "Fasilitas Parkir Ini Dalam Waktu Dekat Akan Ditutup" di gerbang masuk. Pelanggan semakin yakin bahwa tempat akan ditutup dalam waktu dekat.

"Ada beberapa orang yang saya sudah kenal karena mereka sering di sini kalau parkir. Mereka kebanyakan bilang mau coba cari tempat lain, mungkin banyak yang kayak gitu makanya sekarang agak sepi," ungkap seorang petugas saat ditemui merdeka.com, Rabu(4/9).

park and ride thamrin

Tak hanya pengendara kendaraan pribadi, tempat ini juga menjadi lokasi parkir bus dari swasta dan pemerintah. Usai mengantar para PNS setiap pagi, bus jemputan menunggu di park and ride. Sembari sopir beristirahat dan membersihkan bus.

Kosasih, sopir bus Kementerian Perhubungan mengerti dengan kebijakan itu. Dia menganggap sebagai risiko. Namun dia berharap ada penggantinya.

"Sebetulnya sudah risiko, karena kita di sini sebelumnya sudah dikasih tahu. Mungkin Dinas Perhubungan bisa menyalurkan tempat di mana gitu biar Jakarta bersih, rapi," ucapnya.

Hingga pukul satu siang, masih ada beberapa kendaraan lalu lalang. Pembayaran di tempat ini menggunakan cash dan teratur harus melewati palang otomatis. Tanpa STNK, pengendara tidak dapat parkir di tempat ini.

Tempat ini juga dijaga oleh petugas Dinas Perhubungan dan dirawat kebersihannya oleh PPSU. Ada tanda pembeda untuk menandakan lokasi motor, mobil dan bus. Namun, semuanya ada pada satu tempat luas.

Pengendara membawa helm tidak perlu ragu meninggalkan di motor. Seorang petugas mengatakan, selama beberapa bulan terakhir ketika dirinya mulai bekerja di sini, belum ada yang kehilangan.

"Belum sih selama saya di sini," ucapnya.

park and ride thamrin

Hingga kini Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum bisa memastikan kapan penutupan dilakukan. Namun, dipastikan lokasi itu akan diubah menjadi pusat kuliner di bawah kelola Dinas UMKM.

Reporter Magang: Ahdania Kirana [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini