Menelusuri Sumur Resapan di Sekitar Kawasan Lebak Bulus

Minggu, 5 Desember 2021 05:00 Reporter : Merdeka
Menelusuri Sumur Resapan di Sekitar Kawasan Lebak Bulus Sumur Resapan di Lebak Bulus. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Permasalahan sumur resapan di ibu kota Jakarta tak kunjung selesai. Ada yang sedang mulai dibenahi sedangkan beberapa masih terbengkalai begitu saja, yang tentunya membahayakan para pengguna jalan.

Salah satu yang sudah dibenahi adalah di daerah Jalan Lebak Bulus III, Jakarta Selatan. Sumur-sumur resapan ini berada di jalan yang menurun. Ada sekitar 23 sumur resapan, 8 sumur terletak sebelum Gereja Sumber Kasih dan sisanya terletak di depan gereja tersebut.

Tadinya jalanan tersebut masih dipenuhi oleh sumur resapan di salah satu satu ruas jalan, tetapi saat ini sudah rata dengan aspal. Terpantau juga ada beberapa pekerja sedang melakukan penggalian di jalanan tersebut.

Ilwan, salah satu warga sekitar mengatakan bahwa pengerjaan ini sudah dilakukan dari sejak hari Kamis (2/12). “Ini sudah hari ketiga pengerjaannya, pengerjaannya dilakukan dari pagi sampai dengan malam,” kata Ilwan.

Dia berharap semoga daerah lain yang jalanannya retak akibat sumur resapan dapat diperhatikan oleh pemprov DKI dan para pengguna jalan dapat lebih leluasa lagi menggunakan jalan ini.

Untuk daerah di Jalan Karang Tengah, Jakarta Selatan masih tampak sumur resapan belum dibenahi oleh Pemprov DKI, padahal sumur resapan tersebut juga memakan satu ruas jalan.

Di daerah Karang Tengah sendiri, sumur resapan ini memang berada di jalan yang lurus dan di depan tanah kosong, dan sumur resapan ini juga terletak di seberang jalan yang dimana, di seberang jalan terlihat banyak kafe dan tempat – tempat makanan.

Terpantau juga ada beberapa retakan di salah satu sumur resapan. Salah satu warga sekitar, Sandi mengatakan bahwa sumur resapan ini sudah ada dari bulan Oktober. “Ini sudah dari sekitar 1 bulan yang lalu Mas, terkadang pemprov suka datang buat periksa sumur – sumur ini,” kata Sandi.

Dia menjelaskan juga bahwa beberapa hari yang lalu ada salah satu sumur resapan yang ambles. Sumur resapan tersebut juga langsung dibenahi oleh pemerintah pada hari itu juga.

“Ini waktu kemarin yang ini, ambles, mungkin karena hujan terus menerus. Tapi langsung dibenahi sih sama pemprov. Nih masih ada bekas puing – puing nya,” Kata Sandi sambil menunjukan salah satu sumur resapan yang ambles.

Dia juga mengatakan bahwa memang belum pernah terjadi kecelakaan di jalan tersebut, tapi Ia menambahkan jika tidak segera dibenahi sumur – sumur resapan ini, maka besar kemungkinan terjadi nya kecelakaan disekitar jalan tersebut.

Memang terpantau ada puing – puing bekas galian di samping sumur resapan tersebut. Ia berharap juga semoga sumur resapan ini segera dibenahi agar tidak menganggu para pengguna jalan. “Ya semoga dibenahi agar jadi bagus lagi jalannya,” tutupnya.

Sementara untuk di daerah Jalan Durian, Jakarta Selatan masih terpantau beberapa sumur resapan yang masih ada di salah satu ruas jalan. Saat sedang hujan, sumur – sumur resapan ini menjadi sangat kotor dengan tanah sehingga menjadi jalanan nya menjadi licin.

Rian, salah satu warga lokal mengatakan bahwa sumur resapan ini sudah ada sekitar 2 bulan yang lalu. “Ini sekitar 2 bulan yang lalu. Terkadang sumur resapan ini juga bikin banjir,” kata Rian.

Rian mengatakan juga terkadang ada beberapa petugas kebersihan yang mengambil sampah – sampah atau puing di sekitar di jalanan ini. “Biasanya ada yang ngambil sampah atau puing di sekitar jalanan ini,” pungkasnya.

Dia menambahkan bahwa saat malam terkadang memang membahayakan para pengemudi motor terutama, karena jalanannya menjadi bergelombang. Terakhir, Ia berharap juga bahwa sumur – sumur resapan itu segera di benahi oleh pemprov DKI.

“Ya semoga dibenahin lah, biar jalanan disini jadi rata biar tidak kasar lagi,” tuturnya.

Di dekat Jalan Durian, terlihat ada sebuah jalan yang menurun yang di salah satu ruas jalannya terpantau ada beberapa sumur resapan.

Sumur resapan ini terlihat penempatannya kurang strategis, karena berada di jalan yang menurun. Sangat membahayakan karena sumur resapan ini akan membuat jalan yang bergelombang, ditambah jika sudah malam kurangnya penerangan bisa membahayakan pengguna jalan.

“Kadang – kadang memang suka membahayakan kalau ngebut – ngebut disini,” kata Adit, salah satu pemuda di daerah tersebut.

Dia menambahkan juga bahwa sumur – sumur ini sebaiknya di tata ulang lagi agar para pengguna jalan merasa aman ketika melewati jalan tersebut.

Reporter Magang: Henry Hairlangga [ded]

Baca juga:
Pemprov DKI Tetap Bangun Sumur Resapan Meski Anggaran 2022 Dicoret DPRD
Wagub DKI: Jalanan Rusak Akibat Sumur Resapan Segera Diperbaiki
Membedah Biaya Satu Unit Sumur Resapan di Atas Trotoar Jakarta
DKI Jakarta Fokus Selesaikan Sisa Target Sumur Resapan pada 2021
Pemprov DKI Jelaskan Soal Pembangunan Sumur Resapan di Atas Trotoar
Awal Lahirnya Ide Sumur Resapan Demi Jakarta Bebas Banjir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini