Masjid Al-Munawar Jaksel Gelar Salat Jumat, Ada Jemaah Datang dari Thamrin

Jumat, 29 Mei 2020 14:51 Reporter : Henny Rachma Sari
Masjid Al-Munawar Jaksel Gelar Salat Jumat, Ada Jemaah Datang dari Thamrin Masjid Al Munawar Jaksel. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Masjid Jami' Al Munawar di Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Salat Jumat. Pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Setiap jemaah diwajibkan memakai masker. Pihak masjid juga menempel imbauan berupa poster yakni mewajibkan jemaah menggunakan masker. Kemudian, jemaah juga diwajibkan membawa sajadah sendiri, tidak terlihat bentangan karpet di lantai.

Masjid juga membatasi jarak fisik antar jemaah sekitar satu meter, setiap lantai diberi tanda menggunakan plester warna hitam sebagai penanda tempat jemaah berdiri.

Salat Jumat berjemaah tersebut dilaksanakan dua rakaat, diawali dengan khutbah yang sampaikan oleh khatib.

Abdul Fatah Arifin (38) salah satu jemaah masjid yang ditemui usai Salat merasa lega bisa kembali melaksanakan Salat Jumat, setelah anjuran meniadakan Salat itu akibat pandemi Covid-19.

Menurut dia, tidak banyak masjid melaksanakan Salat Jumat, sehingga dia harus berangkat dari Thamrin untuk bisa melaksanakan Salat di Pancoran.

"Alhamdulillah, tadi jemaah agak ramai dan semua mengikuti prosedur protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker dan tidak bersalaman," kata Fatah.

Fatah berharap, masjid-masjid kembali dibuka setelah pemerintah menerapkan kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memasuki era normal baru.

Karyawan BUMN itu menyakini Covid-19 merupakan musibah dari Allah SWT untuk menegur manusia atas kelalaiannya dan bertaubat serta kembali mendekat kepada Allah.

"Harusnya selama pandemi ini kita lebih dekat kepada Allah dengan beribadah, termasuk Salat di masjid, bukan malah menjauhkan diri dari masjid," ujar Fatah.

Jemaah lainnya, Muhammad (65) mengaku tidak khawatir melaksanakan Salat berjemaah di masjid saat pandemi berlangsung, selama masjid dan dirinya menerapkan protokol kesehatan.

"Yang penting di masjid menerapkan protokol kesehatan itu sudah aman," kata Muhammad.

Sementara itu, pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami' Al Munawar enggan memberikan keterangan saat ditanyakan soal pelaksanaan Salat Jumat ini.

Namun, menurut salah seorang takmir masjid, bahwa Salat dilaksanakan seusai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan pihak masjid melaksanakan Salat juga atas permintaan umat yang ingin Salat Jumat diadakan kembali.

Di tempat terpisah Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta Ma'mun Alayubi mengatakan pembukaan masjid untuk beribadah mengikuti aturan dari pemerintah pusat dan provinsi.

"Kita masih mengikuti PSBB sampai dengan 4 juni. Selanjutnya kita menunggu keputusan pak gubernur," kata Ma'mun. Seperti diberitakan Antara. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini