Manajemen Sebut Perluasan Ancol Bukan Reklamasi, Karena Nempel Daratan

Kamis, 9 Juli 2020 11:47 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Manajemen Sebut Perluasan Ancol Bukan Reklamasi, Karena Nempel Daratan Pembangunan Jembatan Pulau C Reklamasi-Dadap. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menolak proyek perluasan kawasan Ancol dengan total luas 155 hektare seperti tertera dalam SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 237 Tahun 2020 disebut sebagai proyek reklamasi.

"Ini perluasan daratan. Kan nempel darat," kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Teuku Sahir Syahali usai rapat kerja dengan Komisi B di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7).

Diketahui, Ancol mendapatkan izin perluasan kawasan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan rincian 120 hektare untuk wilayah Ancol Timur dan 35 hektare untuk wilayah Dufan.

Baca Selanjutnya: Dalam rapat kerja tersebut sejumlah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini