Malas temui pendemo, Ahok sebut FPI organisasi nggak jelas

Rabu, 24 September 2014 15:43 Reporter : Saugy Riyandi
FPI demo Ahok. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) mengaku tak masalah apabila DPRD DKI tidak melantik dirinya menjadi gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo yang terpilih menjadi presiden mendatang. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan Front Pembela Islam (FPI) yang meminta DPRD DKI Jakarta untuk tolak Ahok jadi gubernur DKI Jakarta.

"Bagus dong, nggak jadi gubernur juga tidak apa-apa, Pelaksana tugas (Plt) sama gubernur cuma beda gajinya dikit. Paling hampir Rp 6 sama Rp 7 juta," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (24/9).

Ahok menegaskan enggan menemui FPI yang sedang orasi menolak dirinya jadi Gubernur DKI. Menurut mantan Bupati Belitung Timur itu, FPI merupakan organisasi yang belum terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.

"Organisasi enggak resmi belum terdaftar gimana mau temuin," kata Ahok.

Sebelumnya, puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI menolak Ahok jadi Gubernur DKI. Ahok naik jadi Gubernur DKI menggantikan Joko Widodo yang menjadi Presiden terpilih. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Ahok Vs FPI
  2. Jokowi Ahok
  3. FPI
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.