Langgar Lalu Lintas Sampai 12 Kali, Smart SIM akan Ditarik Polisi

Kamis, 5 September 2019 12:49 Reporter : Merdeka
Langgar Lalu Lintas Sampai 12 Kali, Smart SIM akan Ditarik Polisi Smart SIM. ©Istimewa

Merdeka.com - Kepolisian Lalu lintas Polri (Korlantas) akan menerbitkan Smart SIM atau SIM Pintar secara serentak ke pada 22 September mendatang. Kepala Kepolisian Lalu lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Refdi Andri, mengatakan penerapan SIM Pintar ini juga akan diikuti pemberlakuan sistem penilaian bagi pengendara.

Maksudnya, pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas selain akan diminta untuk membayar denda, juga diberikan poin buruk. Poin itu akan disimpan baik di dalam chip di SIM tersebut maupun server milik Korlantas.

"Bahwa semua pelanggaran yang ringan bobot 1, pelanggaran sedang 3, dan berat hingga 5," tutur Refdi di Gedung NTMC, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (5/7).

Refdi menambahkan, batas maksimal pelanggaran ialah 12 poin kesalahan. Bilamana seorang pengendara telah memperoleh 12 poin pelanggaran, maka bisa ditindak tegas dengan pencabutan SIM.

"12 poin (akan) dicabut atau ujian ulang pada saat pengendara melakukan perpanjang SIM," jelasnya.

Kendati begitu, Refdi tidak merinci pelanggaran-pelanggaran seperti apa yang bisa mendapatkan poin 5, yaitu pelanggaran berat, maupun poin 1 atau 3. Atau pelanggaran ringan dan sedang.

Uang di Dalam SIM Pintar Tanggung Jawab Pemilik

Dalam kesempatan yang sama, Refdi mengatakan uang yang ada dalam kartu tersebut tidak bisa diblokir. Oleh karena itu, dia meminta pemilik menjaga baik-baik SIM Pintar itu jangan sampai berpindah tangan apalagi terdapat uang di dalamnya.

"Itu jawabannya kemarin tidak bisa diblokir. Justru itu tingkat kehati-hatiannya menjadi sangat penting. Jangan sampai SIM-nya dikuasai oleh orang lain. Sebab uang itu ada di dalam chip bukan server Korlantas," katanya. [lia]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini