Kurang pegawai, Dinas Kebersihan curhat ke Jokowi

Rabu, 19 Juni 2013 17:25 Reporter : Nurul Julaikah
jokowi . Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Dinas Kebersihan selama ini masuk dalam jajaran SKPD penyerapan APBD 2013 tinggi di Provinsi DKI Jakarta. Namun demikian, postur jumlah pegawai dinas ini masih belum ideal. Apalagi dalam waktu dekat ada sebanyak 250 PNS di dinas itu bakal pensiun.

Hal itu dikeluhkan Kepala Dinas Kebersihan Unu Nurdin kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

"Saya hanya melaporkan pegawai yang pensiun sekarang 250 orang berdasarkan data dinas kebersihan," ucap Unu di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/6).

Kedua, ia mengeluhkan persoalan anggaran multiyears untuk program yang sudah ditargetkan dinas. Bukanya disetujui, Plt Sekda dan Kepala Badan Perencanaan Daerah justru menyarankan untuk program single years. "Kita butuh Rp 120 M," kata Unu.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi telah menyurati Mendagri untuk usulan multiyears. Namun, kalau disetujui atau tidak harus dilaksanakan. "Saya sudah surati Mendagri yang multiyears ini jalankan kalau enggak diberi ya dijalankan," kata Jokowi. [mtf]

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.