Kronologi DPRD DKI Anggarkan Rp128,9 Miliar untuk Beli Komputer

Selasa, 10 Desember 2019 12:50 Reporter : Fikri Faqih
Kronologi DPRD DKI Anggarkan Rp128,9 Miliar untuk Beli Komputer Rapat paripurna DPRD. ©2019 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pengadaan komputer untuk Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta senilai Rp128,9 miliar ternyata sudah direncanakan sejak 3 tahun silam. Sayangnya rencana pembangunan pusat data tersebut baru akan bisa direalisasikan pada 2020 mendatang.

Sayangnya rencana pembangunan pusat data ini mendapatkan penolakan dari Fraksi PSI. Alasannya karena tidak jelasnya komponen pengadaan komputer tersebut.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra S Andyka mengatakan, perencanaan pusat data ini awalnya ingin dilakukan oleh Bank DKI. Sayangnya rencana yang telah direncanakan 3 tahun silam itu tidak dapat berjalan karena Bank DKI tidak merealisasikannya.

"Sebenarnya alat ini sudah lama, 3 tahun lalu sudah dijanjikan Bank DKI dalam rangka optimalisasi pendapatan pajak. Ternyata Bank DKI enggak merealisasikan itu, akhirnya DPRD meminta supervisi ke KPK untuk pengadaan ini," katanya kepada merdeka.com, Selasa (10/12).

1 dari 3 halaman

Sempat Dianggarkan Tahun 2019

Penganggaran telah sempat dilakukan pada 2019, dengan nilai Rp66,6 miliar. Namun karena belum mendapatkan rekomendasi teknis dari Dinas Komunikasi dan Informasi, maka pengadaan satu unit Komputer Mainframe Z14 ZR1 ditangguhkan.

Lalu pada tahun 2020 mendatang, DPRD DKI menganggarkan Rp128,9 miliar untuk membangun sistem pusat data tersebut. Pengadaan ini sebenarnya diinisiasi oleh KPK.

Adapun rincian anggaran Rp128,9 miliar, satu unit Komputer Mainframe Z14 ZR1 seharga Rp66,6 miliar. Kemudian dua unit SAN switch seharga Rp3,49 miliar, enam unit server seharga Rp307,9 juta dan sembilan unit storage untuk mainframe seharga Rp58,5 miliar.

"Harus mendapatkan rekomtek dari Diskominfo. Kita sekarang tunggu. Kita mau tingkatkan anggaran tapi enggak didukung sistem. Ini sudah termasuk maintenance dan pelatihan sudah didalamnya, itu 3 tahun maintenance-nya," jelas Andyka.

2 dari 3 halaman

Potensi Peningkatan Pajak

Andyka menjelaskan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI sepakat meningkatkan target pendapatan pajak dari Rp44,54 triliun menjadi Rp50,17 triliun di APBD 2020. Sehingga peningkatan target perolehan pajak bernilai triliunan ini dapat diraih dengan membangun sistem bernilai miliaran.

Selain itu, dengan sistem IT ini maka sistem pembayaran pajak saat ini dapat dikembangkan. Di mana saat ini baru diterapkan di hotel dan rumah makan.

Andyka menyakini, dengan sistem online maka Pemprov DKI dapat melakukan pemantauan pajak di SPBU. Sehingga dengan nilai Rp128,9 miliar maka dapat meningkatkan pajak hingga triliunan Rupiah.

"Jadi Rp44 triliun target ini dengan online sistem ini jadi Rp50 triliun akan lompatan jauh dengan modal Rp128 miliar. Kita perlu sistem IT ini, karena sudah digunakan BUMN besar sistem ini. Lompatan akan bisa jauh sekali, kalau revisi Perda Pajak, Parkir, PJU diselesaikan tentu potensinya akan besar lagi," tutupnya.

3 dari 3 halaman

PDIP Dukung Pengadaan Komputer

Sementara itu, politikus PDIP Cinta Mega menjelaskan, pengadaan komputer ini bukan sekadar untuk satu unit saja. Melainkan satu paket komponen untuk server, maintenance, pelatihan dan komponen lainnya.

Dia menilai, pengadaan komputer ini penting dalam upaya memaksimalkan pendapatan pajak di Jakarta. Sebab, Cinta Mega menyebut, tidak ada orang yang suka membayar pajak.

Ini sejalan dengan rencana Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI yang sepakat meningkatkan target pendapatan pajak dari Rp44,54 triliun pada menjadi Rp50,17 triliun di APBD 2020.

"Kalau ada big data, kita itu punya data akurat dan valid wajib pajak enggak bisa ingkar. Itu tujuannya," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (10/12). [fik]

Baca juga:
Beda Sikap PDIP dan PSI Terkait Pengadaan Komputer Senilai Rp 128,9 Miliar
Tarik Ulur Fraksi di DPRD DKI Sahkan Anggaran TGUPP
Penjelasan PDIP Kenapa Anggaran TGUPP Diloloskan Banggar
Pembahasan Anggaran TGUPP Sengit, DPRD Sepakati Coret 17 Anggota
Sekda Pastikan Anggota TGUPP DKI Rangkap Jabatan akan Dicopot

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini