Kotoran Makanan Dominasi Sampah di Bantargebang

Rabu, 8 Mei 2019 08:04 Reporter : Fikri Faqih
Kotoran Makanan Dominasi Sampah di Bantargebang Sampah Bantargebang. ©2016 Merdeka.com/adi nugroho

Merdeka.com - Limbah makanan masih mendominasi jenis sampah yang ada di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dengan persentase mencapai 39 persen dari keseluruhan limbah padat kota yang masuk per hari.

"Sampah tersebut diperoleh dari total 7.864 ton sampah yang masuk per hari saat Ramadan," kata Admin Kepegawaian TPST Bantargebang, Arok seperti dilansir dari Antara, Rabu (8/5).

Selain limbah makanan, sampah plastik juga mendominasi jenis sampah dengan persentase mencapai 33 persen. Sampah lainnya adalah limbah tekstil sembilan persen, limbah berbahaya empat persen, kayu dan rumput empat persen, kertas empat persen, karet/kulit tiga persen, limbah hewan peliharaan dua persen, dan sampah lainnya dua persen.

Arok menjelaskan, keseluruhan sampah tersebut diangkut oleh sekitar 1.200 truk sampah yang keluar masuk TPST Bantargebang per harinya.

"Jumlah truk itu meningkat dari tahun ke tahun, karena volume sampah terus naik," ujarnya.

Secara umum, dia menyebutkan, pada 2013 rata-rata muatan truk harian hanya 778 unit per hari. Kemudian meningkat menjadi 835 unit per hari pada 2014, 960 unit per hari pada 2015, 1.058 unit per hari pada 2016, dan 1.213 unit per hari pada 2017.

"Hingga 2019, angka muatan truk per hari masih pada rata-rata 1.213 unit," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini