Koalisi selamatkan teluk Jakarta minta Anies konsisten tolak reklamasi

Kamis, 7 Desember 2017 15:11 Reporter : Syifa Hanifah
Pulau reklamasi di kawasan Pantai Indah Kapuk. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima kunjungan dari Koalisi selamatkan teluk Jakarta. Anies menyerap semua aspirasi dan masukan yang nantinya akan dijadikan bahan menyusun kebijakan terkait Pulau Reklamasi.

"Kita sedang dalam fase penyusunan tim yang nantinya secara khusus memfokuskan pada penataan kawasan pesisir pantai Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/11).

Perwakilan dari koalisi langsung menyampaikan dampak reklamasi selama kurang lebih tiga tahun nelayan dan warga pasisir Pantai Utara mengalami kesengsaraan. Untuk itu dengan tegas dirinya bersama warga menolak reklamasi.

"Kalau reklamasi 17 pulau dilanjutkan artinya nelayan dengan sendirinya akan terusir dari Teluk Jakarta. Maka dari itu kami nelayan tetap satu dan tetap menolak reklamasi dan akan melawan. Reklamasi secepatnya harus dihentikan," tegasnya.

Anggota lainnya Tigor Hutapea mengatakan langkah awal yang diambil gubernur menarik draf rancangan peraturan daerah (raperda) Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara sangat tepat. Langkah selanjutnya, Tigor meminta agar proses pembangunan Pulau C dan Pulau D dihentikan selamanya.

"Aktivitas di pulau C dan D, bangunan yang ada perlu langkah hukum atau penindakan hukum terkait bangunan itu," tuturnya.

"Kemudian ada juga beberapa Pergub terkait tata ruang bangunan itu kalau bisa cabut. Kami harap itu dicabut sehingga tidak ada lagi dasar bagi pengembang menjalankan bangunan yang ada. Dan beberapa izin reklamasi kita harapkan itu bisa dicabut," tandasnya. [did]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.