KMP tak akan dukung Yusril jika minta Boy Sadikin jadi wakilnya

Jumat, 8 April 2016 15:47 Reporter : Dieqy Hasbi Widhana
KMP tak akan dukung Yusril jika minta Boy Sadikin jadi wakilnya Yusril Ihza Mahendra. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Yusril Ihza Mahendra salah satu kandidat bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang diincar oleh Koalisi Merah Putih (KMP). Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaedi Mahesa.

Namun Desmond menyesalkan jika Yusril meminta agar Boy Sadikin menjadi wakilnya pada Pilgub DKI 2017 nanti. Menurut dia, hal itu tak bisa dilakukan karena soal pasangan calon harus dibicarakan dengan rekanan koalisi. Kecuali jika Yusril memiliki partai sendiri dan cukup untuk mencalonkan tanpa harus koalisi.

"Nah itu mungkin bermasalah kalau Yusril menentukan sendiri, ya dia harus punya partai sendiri," kata Desmond saat dihubungi merdeka.com, Jumat (8/4).

Wakil ketua komisi III DPR ini menilai, tingkah Yusril tersebut telah mendikte partai yang akan mengusungnya. Memang menurut Desmond, KMP memberi sinyal akan mendukung secara serentak Yusril. Namun jika Yusril ngotot mengusulkan wakilnya sendiri, maka tak akan diusung atau didukung KMP.

"Kalau dia mendikte partai, ya Yusril tidak ada yang calonkan. Cuma PDIP saja yang mencalonkan dia nanti. Kita akan jadi lawan Yusril," tuturnya.

Sebab, menurut Desmond, jika Yusril mengajukan calon wakilnya sendiri, lantas KMP juga mengusulkan, maka akan berbenturan. Dari situ, menurut Desmond, bisa dilihat bagaimana sifat Yusril yang sesungguhnya.

"Kan Yusril jadinya belum tentu pimpinan yang bisa dipercaya. Itu oportunis jabatan," pungkasnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini