Ketua DPRD DKI: Bangun Trek Formula E Bukan Kayak Buat Lintasan Tamiya

Kamis, 27 Januari 2022 17:17 Reporter : Yunita Amalia
Ketua DPRD DKI: Bangun Trek Formula E Bukan Kayak Buat Lintasan Tamiya Ketua DPRD DKI Prasetio di Polda Metro. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi pesimis terhadap persiapan Formula E yang direncanakan akan digelar pada Juni 2022. Waktu yang tersisa, dikhawatirkan membuat kesiapan dan keamanan lintasan tidak optimal.

Politikus PDIP yang memiliki latar belakang pebalap mobil itu bahkan secara satir mengatakan bahwa pembangunan lintasan Formula E bukan seperti pembangunan lintasan tamiya.

"Enggak lah, saya ini adviser consultant Mandalika saya tahu jadi buat trek balap bukan kayak buat lintasan Tamiya," kata Pras ditemui di gedung DPRD, Rabu (26/1) malam.

Tamiya merupakan mobil rakitan plastik berukuran kecil dengan daya gerak menggunakan baterai. Mobil rakitan ini produksi Jepang.

Pras mengatakan persiapan Formula E saat ini berpotensi membawa preseden buruk terhadap nama Jakarta.

Satu contoh yang menjadi konsentrasi Pras adalah target pembangunan lintasan untuk Formula E. Menurutnya, persiapan matang menjadi satu keharusan dalam pembangunan lintasan untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi. Namun hingga akhir Januari, lintasan tak kunjung dikerjakan.

"Enggak sembarangan, landasan dibuat 3 bulan jadi, tiba-tiba enggak ada suaranya belok bunyinya, itu aspalnya terlepas kan membahayakan orang," katanya.

Dia berujar bahwa kecepatan mobil balap untuk Formula 1 dengan Formula E hampir sama. Maka dari itu, dia menekankan agar kualitas lintasan harus sama.

"Bedanya hanya yang satu pakai mesin satu pakai mesin listrik. Formula 1 kecepatan 300 km per jam mungkin Formula E 200-250 km per jam. Jadi landasannya juga harus benar-benar memakai aturan yang betul," jelasnya.

Meski pengaspalan telah rampung, Pras mengingatkan bahwa masih ada tahapan yang memastikan bahwa lintasan siap pakai. Dari rangkaian tahapan itu, Pras mengingatkan Pemprov agar tidak emosional dalam mengerjakan satu acara internasional.

"Jangan emosional lah. Ini sangat membahayakan karena ini membawa nama negara yang kebetulan ada di Jakarta," tandasnya.

Secara terpisah, saat dikonfirmasi Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Widi Amanasto menargetkan pembangunan aspal untuk lintasan Formula E dimulai pada Februari. Target tersebut diberikan seiring pelaksanaan tender ulang yang telah dimulai pekan ini.

"Awal Februari start," kata Widi saat dikonfirmasi, Rabu (26/1).

Pembangunan sarana dan prasarana untuk Formula E tidak hanya soal aspal. Widi mengatakan, setidaknya hingga April seluruh infrastruktur telah rampung.

Sebab, jika tidak ada kendala, pada Mei lintasan akan diujicoba dan dihadiri langsung oleh Formula E Operation (FEO). Dan selama proses tersebut, pihak FEO juga akan memberikan homoglasi.

"Selama masa konstruksi mereka (FEO) juga akan mengawasi secara langsung sampai dengan selesai," ujarnya.

Baca juga:
Jakpro Targetkan Penjualan Tiket Formula E Dimulai Februari 2022
Jakpro Studi Banding Pelaksanaan Formula E di Ad Diriyah Arab Saudi
Ketua DPRD Pesimis Infrastruktur Formula E Rampung Sesuai Target
Sikap Fraksi di DPRD DKI Soal Kelangsungan Formula E Jakarta
Jakpro Siapkan Proposal untuk Cari Dana Sponsor Formula E
Tender Aspal Formula E Kembali Dibuka Usai Dinyatakan Gagal, Target Ujicoba Mei

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini