Kesulitan Isi LHKPN, Ketua DPRD DKI Datangi KPK

Rabu, 23 Januari 2019 10:57 Reporter : Merdeka
Kesulitan Isi LHKPN, Ketua DPRD DKI Datangi KPK Ketua DPRD DKI Jakarta diperiksa KPK. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangannya untuk mengisi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Politikus PDIP itu mengaku kesulitan mengisi laporkan harta kekayaannya melalui aplikasi e-LHKPN.

"Sudah pakai eletronik (e-LHKPN) tapi kan eletronik agak sulit, kita kesulitan cara pakainya," ujar Edi di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (23/1).

Menurut Edi, dengan pengisian manual dirinya bisa sekalian koordinasi secara langsung hal-hal apa saya yang kurang dalam pengisian harta kekayaan.

Edi mengaku, pada dasarnya KPK sudah pernah memberikan pelatihan cara pelaporan LHKPN melalui aplikasi. Namun dia mengaku masih kesulitan jika melaporkan harta lewat elektronik.

"Sudah-sudah pernah ada (pelatihan). Kami pertama-pertama yang meminta (pelatihan) dari Fraksi PDI Perjuangan, tapi kan kami kesulitan cara memasukkannya. Banyak sekali," kata dia. [lia]

Baca juga:
Dari 84 Anggota DPRD Banten, Hanya 1 Anggota Yang Laporkan LHKPN
Kemenhan & Kemendes PDTT Paling Rendah Tingkat Kepatuhan Lapor Kekayaan ke KPK
KPK: Tingkat Kepatuhan Pejabat Laporkan Harta Kekayaan Menurun di 2018
Anggota DPRD DKI Belum Serahkan LHKPN Karena Gaptek dan Pengisian Rumit
KPK Beberkan Empat DPRD Provinsi dengan Tingkat Kepatuhan Lapor LHKPN Nol Persen
Tingkat Kepatuhan Lapor LHKPN 2018 Hanya 64 Persen
Ketua KPK: Legislator Daerah Paling Malas Lapor Harta Kekayaan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini